Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLDA Riau Inspektur Jenderal (Irjen) Agung Setya Imam Effendi meradang lantaran anak buahnya, Kompol Imam Zaidi Zaid, 55, yang sehari-hari menjabat sebagai Kasi Identifikasi Ditreskrimum Polda Riau tertangkap menjadi kurir sabu-sabu sebanyak 16 kilogram (Kg).
Penangkapan perwira kepolisian bersama rekan kurirnya Hendry Winata, 51, Jumat (23/10) malam, berlangsung bak film action dengan tabrakan dan tembakan serta videonya viral di media sosial.
"Kemarin, dia mungkin anggota tapi hari ini tidak. Makanya saya hanya menyebut nama namun pangkatnya tidak. Karena dia sudah tidak punya pangkat," tegas Agung di Pekanbaru, Sabtu (24/10).
Baca juga: Mabes Polri Janji Hukum Mati Perwira yang Terlibat Narkoba
Agung mengatakan kepolisian akan menuntaskan proses hukum kepada kedua tersangka sekaligus mengejar pemilik barang haram tersebut.
Bahkan, Agung yang sangat geram meminta majelis hakim memberikan hukuman yang berat terhadap perwira polisi yang disebutnya sebagai pengkhianat bangsa itu.
"Kita selesaikan proses hukum, baik internal maupun pertanggungjawaban hukum terkait undang-undang narkoba yang harus dia pertanggungjawabkan. Saya harap hakim memberikan hukuman yang layak untuk pengkhianat bangsa ini," tukas Agung.
Sejauh ini, lanjut Agung, pihaknya sudah mengantongi nama bandar narkoba yang menjadi pemilik barang bukti 16 Kg sabu-sabu tersebut.
Tim polisi akan terus mengejar pelaku dan membongkar jaringan mafia narkoba yang telah secara nyata melibatkan perwira kepolisian.
"Saya imbau saudara Heri, pemilik 16 Kg sabu ini, agar menyerahkan diri. Kita akan kejar dan beri tindakan tegas," ujar Agungt.
Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu yang melibatkan anggota Polri itu terjadi pada Jumat (23/10) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Soekarno Hatta/Arengka 1, depan Showroom Arengka Auto Mall Pekanbaru, Riau.
Dalam penangkapan itu, Imam Zaidi Zaid mengalami luka tembak pada lengan atas dan luka terdapat proyektil di bagian punggung. Sedangkan tersangka Hendry Winata warga Jalan Permata Perum Villa Permata Indah Blok E No. 25, Payung Sekaki, Pekanbaru mengalami luka pada kepala akibat benturan dashboard pada saat tabrakan mobil.
Adapun barang bukti diamankan yakni sebanyak 16 bungkus besar berisikan sabu-sabu, 2 tas ransel warna hitam dan coklat, mobil Opel Blazer warna hitam BM 1306 VW yang dipakai kedua tersangka, dan 2 ponsel yakni Iphone warna silver dan Samsung Android warna hitam.
Kronologi penangkapan bermula pada Jumat (23/10) sore sekitar pukul 16.00 WIB, tim mendapat informasi akan ada transaksi narkoba jenis sabu di wilayah Kota Pekanbaru.
Kemudian, tim melakukan penyelidikan di daerah Jalan Arengka 1 Pekanbaru, setelah mengetahui ciri-ciri dari orang yang akan melakukan transaksi tersebut maka pada pukul 19.00 WIB. Tim membuntuti kendaraan yang dipakai oleh tersangka yaitu Opel Blazer warna Hitam BM 1306 VW melintas melewati Jalan Arengka 1 dan berbelok ke arah Jalan Arifin ahmad.
Selanjutnya, mobil tersebut berhenti di Jalan Parit Indah Pekanbaru, setelah beberapa lama menunggu, mobil tersebut berbalik arah ke jalan Sudirman sehingga tim melakukan pengejaran.
Pada saat dilakukan pengejaran, salah satu tersangka membuang tas di jalan dan langsung diamankan oleh anggota sedangkan tim lain tetap mengejar mobil tersangka.
Setelah beberapa saat tersangka melarikan diri, tim menembak ke arah dalam mobil beberapa kali serta menabrak mobil tersangka di Jalan Soekarno Hatta / Arengka 1 depan Showroom Arengka Auto Mall Pekanbaru. (OL-1)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved