Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang disertai angin kencang menerjang Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) Selasa (6/10). Akibatnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan dan sebuah rumah roboh.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan angin kencang kembali. Sebab, pada masa pancaroba dan awal musim penghujan ada potensi angin kencang disertai petir.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan bahwa rumah yang roboh akibat angin kencang berada di Kelurahan Mertasinga,
Kecamatan Cilacap Utara. "Hujan angin yang terjadi di Kelurahan Mertasinga tersebut mengingatkan kepada seluruh warga untuk mewaspadai datangnya musim pancaroba dan awal musim penghujan. Biasanya pada masa pancaroba, akan diwarnai dengan hujan deras yang disertai angin dan petir," ujarnya.
Menurutnya, rumah yang roboh di Kelurahan Mertasinga tersebut milik Asran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. "Warga bergotong-royong untuk menyingkirkan material yang roboh," katanya.
Sebelumnya, BPBD Cilacap juga telah memetakan wilayah-wilayah yang rawan terjadinya banjir dan longsor pada musim penghujan. Di Cilacap ada 30 desa rawan banjir dan 64 desa lainnya rawan longsor. Memasuki musim penghujan, maka BPBD meminta masyarakat terutama di wilayah rawan
bencana untuk terus waspada. (R-1)
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
POHON tumbang menimpa belasan rumah di Kecamatan Panawangan, Pamarican, Kawali, Cikoneng, Rajadesa, Cijeungjing, Cisaga, Cipaku, Banjaranyar, Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
WILAYAH Daerah Istimewa Yogyakarta dilanda angin kencang sejak Jumat malam lalu dan terus berlanjut hingga Sabtu siang. Situasi dan kejadian ini menyebabkan pohon tumbang.
Sekda Provinsi Jateng turun langsung mengawal proses pencarian pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Yazid Ahmad Firdaus (26), yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang lereng gung Lawu.
Selain hujan ekstrem, wilayah terdampak berada pada Sub DAS Penakir, bagian hulu Sub DAS Gintung, dengan kondisi lereng agak curam hingga sangat curam
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved