Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGERJAAN proyek jalan tol trans Sumatra (JTTS) Pekanbaru-Padang terus berlanjut. Sejauh ini, telah dilakukan penetapan lokasi (penlok) oleh Pemerintah Provinsi Riau yang dilanjutkan dengan pelaksanaan pada ruas Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau sekaligus Ketua Tim Percepatan Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Riau Yan Prana Jaya saat meninjau progres pembangunan ruas tol Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan mengatakan pihaknya mengharapkan penlok yang dilakukan oleh Pemprov Riau bisa segera ditindaklanjuti, dengan tahapan selanjutnya yaitu tahap pelaksanaan.
"Semoga jalan tol ini akan berdampak positif terhadap laju perkembangan ekonomi pembangunan serta kesejahteraan rakyat di Riau," kata Yan Prana Jaya, Kamis (10/9).
Beberapa titik ruas jalan tol yang ditinjau di antaranya titik yang sudah dimulai pengerjaannya yaitu STA.08 ruas tol Pekanbaru-Bangkinang yang berlokasi di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Kemudian STA-0 tol ruas Bangkinang-Pangkalan tahap-1 yang berlokasi di Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar.
baca juga: Swasta Bantu Pemberdayaan Kuliner UMKM di Pulau Obi
Kemudian bergeser ke titik STA-40 ruas tol Pekanbaru-Bangkinang yang lokasinya tidak beberapa jauh dari STA-0. Ruas Bangkinang-Pangkalan tahap-1 yang sedang dilakukan penggalian tanah pada ruas tersebut. Salah satu fokus pembangunan konstruksi JTTS pada 2020 adalah ruas Pekanbaru-Padang sepanjang 254,80 km. Ruas ini merupakan
koridor penghubung yang menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatra Barat, yang terdiri dari 6 seksi yaitu Seksi I Padang-Sicincin 36,15 km, Seksi II Sicincin-Bukittinggi 38 km, Seksi III Bukittinggi-Payakumbuh 34 km, Seksi IV Payakumbuh-Pangkalan 58 km, Seksi V Pangkalan-Bangkinang 56 km, dan Seksi VI Bangkinang-Pekanbaru 38 km. Proyek tol Pekanbaru-Padang ditargetkan tuntas dan beroperasi pada 2025 dengan nilai investasi pengerjaan mencapai Rp78 triliun.(OL-3)
SECARA kumulatif, total trafik harian pada ruas tol Trans Sumatra yang telah beroperasi mencapai 120.757 kendaraan, atau meningkat 28,78% pada libur Isra Mikraj dibandingkan trafik normal.
MENGANTISIPASI lonjakan arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) rest area di Tol Trans Sumatra beroperasi 24 jam penuh.
Di balik skema mega strategis ini, hambatan di lapangan tidak bisa diabaikan. Salah satu tantangan utama adalah pengadaan lahan, yang membutuhkan lebih dari 35.000 hektare.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyitaan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di sekitar Jalan Tol Trans Sumatra (JTSS).
Salah satu di antara mereka yakni mantan Direktur Utama PT Hutama Karya Realitindo Koentjoro dan eks Direktur PT STJ Setya Shri Laksana.
Volume lalu lintas (VLL) mencapai 125.839 kendaraan pada Senin (30/12) atau meningkat 38,50% dari VLL normal.
Emosi yang tidak stabil saat macet sering kali memicu pengemudi bertindak agresif, seperti bermanuver zigzag atau menyalip melalui bahu jalan.
Kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat cukup tinggi yakni sebanyak 40.904 kendaraan.
INDONESIA Investment Authority (INA) berkomitmen bukan hanya sebagai penyedia modal, melainkan juga sebagai agen perubahan tata kelola dan operasional di proyek-proyek strategis.
Pembukaan fungsional ruas tol Sibanceh Seksi 1 ini diharapkan menjadi jalur vital untuk distribusi bantuan kemanusiaan dan mempercepat waktu tempuh kendaraan tanggap darurat.
Ia menjelaskan, saat ini belum terdapat jalur alternatif arteri karena kawasan sekitar masih tergenang.
Pembangunan Tol Layang Cikunir-Karawaci senilai Rp37 triliun diharapkan membuka ribuan lapangan kerja dan meningkatkan konektivitas Jabodetabek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved