Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Hutama Karya menggelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2026 sebagai langkah memperkuat kesiapan operasional dan layanan di jalan tol yang dikelolanya, khususnya di jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), guna memastikan perjalanan mudik dan balik Idul Fitri berlangsung lancar, aman, dan nyaman.
Apel siaga tersebut digelar di Rest Area KM 397 Jalur B Tol Palembang-Betung di Sumatra Selatan sebagai bagian dari upaya perusahaan menyambut peningkatan mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, yang bertindak sebagai pembina apel.
"Apel siaga ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan operasional sekaligus mempererat koordinasi dengan berbagai instansi terkait agar layanan jalan tol dapat berjalan optimal selama periode mudik," ujar Iwan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan instansi pemerintah dan aparat terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dinas Perhubungan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), serta jajaran kepolisian dan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Hutama Karya juga melakukan pengukuhan perwakilan Tim Penanganan Layanan Mudik Lebaran 2026 sebagai simbol kesiapan organisasi dalam memberikan layanan selama periode mudik dan balik Lebaran.
Iwan menegaskan pentingnya kolaborasi antara Hutama Karya dengan kepolisian, dinas perhubungan, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik. Ia juga mengungkapkan bahwa trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatra diproyeksikan meningkat sekitar 47,67% dibandingkan kondisi normal selama periode Lebaran.
Infrastruktur Tol Dipastikan Siap
Sebagai bagian dari persiapan mudik, Hutama Karya telah menyelesaikan seluruh pekerjaan pemeliharaan rutin dan berkala di ruas tol yang dikelolanya.
Dengan selesainya pekerjaan tersebut, seluruh ruas tol dipastikan berada dalam kondisi siap melayani pengguna jalan tanpa adanya pekerjaan konstruksi yang berpotensi mengganggu perjalanan.
Pada periode mudik Lebaran 2026, Hutama Karya mengoperasikan total 822,609 kilometer jalan tol yang terdiri dari:
Secara keseluruhan, Hutama Karya mengelola 14 ruas jalan tol, yang mencakup 12 ruas bertarif, satu ruas belum bertarif, serta dua ruas atau seksi fungsional.
Untuk menghadapi lonjakan kendaraan selama periode Lebaran, Hutama Karya menyiapkan berbagai strategi pelayanan di seluruh ruas tol yang dikelola. Langkah tersebut meliputi penyediaan sarana keselamatan, penerapan teknologi Integrated Traffic System (ITS), peningkatan kualitas rest area, serta pengetatan pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL). Selain itu, perusahaan juga meluncurkan panduan perjalanan bertajuk “Trans Sumatera Guide Book: Mudik Lebaran Dekat dan Hangat di Jalan Tol Hutama Karya.”
Panduan tersebut dapat diunduh melalui situs resmi perusahaan dan berisi berbagai informasi penting bagi pemudik, seperti peta jaringan tol, lokasi rest area, tarif tol, hingga nomor call center.
Sebagai langkah antisipasi kepadatan kendaraan, Hutama Karya bersama para pemangku kepentingan juga menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan holding system di rest area untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di ruas tol utama.
Hutama Karya mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi, menggunakan satu kartu untuk satu kendaraan, mematuhi batas kecepatan, serta beristirahat di rest area jika merasa lelah atau mengantuk. Untuk kondisi darurat atau informasi perjalanan terkini, pengguna jalan juga dapat menghubungi call center masing-masing ruas tol atau mengakses kanal resmi Hutama Karya di media sosial. (E-3)
Pemudik Jambi–Palembang via Bayung Lencir dialihkan ke Lintas Tengah (Sarolangun–Lubuk Linggau) mulai 16 Maret 2026. Simak rute alternatif mudik Lebaran 2026 dan kondisi Tol Betejam.
PENINGKATAN trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) terus terjadi seiring berlangsungnya pergerakan Mudik Lebaran 2026
SECARA kumulatif, total trafik harian pada ruas tol Trans Sumatra yang telah beroperasi mencapai 120.757 kendaraan, atau meningkat 28,78% pada libur Isra Mikraj dibandingkan trafik normal.
MENGANTISIPASI lonjakan arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) rest area di Tol Trans Sumatra beroperasi 24 jam penuh.
Di balik skema mega strategis ini, hambatan di lapangan tidak bisa diabaikan. Salah satu tantangan utama adalah pengadaan lahan, yang membutuhkan lebih dari 35.000 hektare.
DIREKTORAT Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan inspeksi keselamatan atau rampcheck 60.946 armada bus pada periode angkutan Lebaran 2006.
Polda Jawa Barat menindak truk sumbu tiga yang dinilai menjadi salah satu penyebab perlambatan arus lalu lintas selama periode mudik Lebaran.
Penjualan tiket kereta api selama masa Angkutan Lebaran juga menunjukkan tren peningkatan. Hingga Minggu (15/3) sore atau H-6 Lebaran, tiket yang telah terjual mencapai 214.624 tiket.
Di Stasiun Pasar Senen, Minggu (15/3) malam, antrean penumpang terlihat mengular di area pemeriksaan tiket dan pintu masuk peron.
Arus lalu lintas di Jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Cirebon, Jawa Barat, mulai mengalami peningkatan pada H-7 Lebaran atau 14 Maret 2026
Penanganan titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung-Sibolga, Sumatera Utara, dipercepat agar akses masyarakat tetap aman dan lancar menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved