Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFLIK gajah dan manusia kembali terjadi di pedalaman Provinsi Aceh. Seekor gajah liar ditemukan telah menjadi bangkai di areal kebun cabai milik warga di kawasan Desa Tuha Lala, Kecamatann Mila, Kabupaten Pidie, Aceh. Lokasi perkebunan cabai dekat lereng perbukitan sekitar 500 meter dari permukiman penduduk.
Penemuan jbangkai gajah berjenis kelamin jantan itu oleh petani setempat pada Rabu (9/9). Petani itu kemudian melaporkan ke Polsek Mila. Personel Polsek Mila dan anggota Koramil setempat langsung turun ke lokasi untuk memastikan adanya bangkai gajah. Dugaan sementara hewan liar dilindungi undang-undang itu mati karena terperangkap jeratan babi yang terpasang di lokasi kebun cabai milik petani setempat.
Kepala Desa Tuha Lala, Abdul Karim, pada Kamis (10/9) mengatakan pihaknya telah melaporkan hal itu kepada BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Aceh. Guna mencegah hal yang tidak di inginkan, seperti jangan sampai kehilangan gading gajah, personel polisi dan petugas BKSDA melakuan penjagaan di lokasi.
Konflik gajah dengan manusia sudah terjadi sejak 2017. Kawanan gajah liar berjumlah sekitar 40 ekor sering berkeliaram di seputaraan Kecamatan Mila dan Kecamatan
Keumala. Ratusan hektare kebun pinang, kakao, pisang, rambutan, durian dan tanaman palawija rusah digangu kawanan gajah itu.
baca juga: Gagal Panen, Warga Dua Dusun di Sikka Makan Ubi Beracun
"Petani sudah berulang kali melaporkan ke Pemkab Pidie dan BKSDA Aceh. Tapi tidak ada penanganan efektif. Warga serba salah, setelah melapor ke pihak berwenang, gajah tetap saja berkeliaran sekitar kebun mereka. Kalau menangani dengan cara sendiri bisa terjerat hukum," kata Muslim warga Kecamatan Mila. (OL-3).
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
POPULASI gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Provinsi Riau terus mengalami penurunan semenjak 20 tahun terakhir dan semakin di ambang kepunahan.
Konflik antara gajah dan manusia yang menimbulkan jatuh korban jiwa itu sempat terjadi juga di kawasan yang sama pada 2021.
Jika ada habitat satwa yang akan dialihfungsikan untuk menjadi pusat kegiatan manusia, maka perlu dibuat koridor satwa liar agar meminimalisir konflik satwa dan manusia.
PADA momen perayaan Hari Gajah Sedunia pada 12 Agustus, kita diingatkan akan urgensi masa depan gajah sebagai salah satu hewan darat terbesar dan terancam di dunia.
Sesuai informasi diperoleh Media Indonesia, Sabtu (10/6), bangkai gajah betina berusia sekitar 3 tahun itu awalnya ditemukan warga pada Jumat (9/6) di dekat pinggiran hutan
Pemasangan GPS Collar dilakukan dalam upaya mitigasi interaksi negatif antara manusia dan gajah sumatera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved