Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Pamong Praja Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengamankan belasan perempuan diduga pekerja seks komersil (PSK) dan puluhan botol minuman keras serta ratusan kantong miras oplosan pada operasi penyakit masyarakat (Pekat), Jumat (14/8) malam hingga Sabtu (15/8). Operasi pekat difokuskan di sejumlah titik di wilayah timur Cianjur.
Plt Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetyadhi, mengatakan terdapat 19 perempuan diduga PSK yang terjaring operasi pekat. Sebanyak tujuh orang diamankan di tempat karaoke dan warung remang-remang di Kecamatan Sukaluyu serta 12 orang perempuan diamankan dari tempat penginapan di Kecamatan Karangtengah.
"Ini merupakan operasi pekat pertama di saat pandemi covid-19. Kita menyasar sejumlah lokasi yang terindikasi tempat berkumpulnya diduga PSK serta peredaran miras," terang Hendri, Minggu (16/8).
Mereka yang diamankan selanjutnya dibawa ke kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur. Mereka didata untuk selanjutnya akan dikirimkan ke panti rehabilitasi di Sukabumi.
"Mereka di-BAP penyidik untuk mengetahui mana yang PSK dan bukan. Perempuan yang PSK kami akan kirimkan ke RRSKW (Rumah Rehabilitasi Sosial Karya Wanita) Sukabumi," pungkas Hendri.
Kepala Bidang Penegak Perda dan Tribumtransmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Tulus Budiyono, mengatakan selain mengamankan sejumlah perempuan diduga PSK, diamankan juga puluhan botol miras dan ratusan kantong miras oplosan.
"Kami amankan 60 botol miras berbagai merk dan 200 kantong oplosan siap jual," kata Tulus.
Hasil BAP penyidik, kata Tulus, dari 19 perempuan, sebanyak tujuh orang merupakan PSK. Mereka langsung dikirim ke RRSKS Sukabumi untuk menjalani pembinaan.
"Sedangkan yang 12 orang kami pulangkan dengan jaminan dijemput pihak keluarga dan membuat pernyataan," sebut Tulus.
Tulus menegaskan operasi pekat akan rutin digelar secara periodik. Utamanya berkaitan dengan indikasi transaksi seksual dan peredaran miras.
"Kita akan tindak berbagai bentuk kemaksiatan yang bisa mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Operasi dilakukan bersama elemen lainnya di Kabupaten Cianjur," pungkasnya. (OL-13)
JELANG bulan suci Ramadan, jajaran Polresta Cirebon menyita ratusan botol minuman keras (miras) melalui razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah.
Polrestabes Makassar mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) dari sebuah toko di Jalan Kandea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Pantauan di lokasi gudang tersebut dalam kondisi tertutup, tetapi tiap malam sering kali banyaknya pengendara keluar masuk membeli minuman keras.
Ratusan botol miras tersebut diamankan dari sejumlah warung, rumah, garasi hingga kandang ayam di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Pengungkapan besar-besaran minuman beralkohol ilegal di Manado menjadi sinyal kuat bahwa wilayah itu tengah dibanjiri peredaran miras tanpa izin yang menggerus pendapatan negara.
Sebuah studi terbaru dari Pusat Penelitian Narkoba dan Alkohol Nasional (NDARC) di Universitas New South Wales (UNSW), Australia, menemukan fakta tentang remaja yang mengonsumsi alkohol.
Pergerakan tanah di wilayah itu berdampak terhadap 10 kepala keluarga. Saat ini, mayoritas penyintas mengungsi di rumah kerabat, bahkan ada yang menyewa atau mengontrak rumah.
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Jajaran kepolisian dipastikan bekerja keras untuk mengungkap kasus tersebut. Langkah mengusut perkara itu dilakukan secara transparan dan profesional.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved