Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Pamong Praja Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengamankan belasan perempuan diduga pekerja seks komersil (PSK) dan puluhan botol minuman keras serta ratusan kantong miras oplosan pada operasi penyakit masyarakat (Pekat), Jumat (14/8) malam hingga Sabtu (15/8). Operasi pekat difokuskan di sejumlah titik di wilayah timur Cianjur.
Plt Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetyadhi, mengatakan terdapat 19 perempuan diduga PSK yang terjaring operasi pekat. Sebanyak tujuh orang diamankan di tempat karaoke dan warung remang-remang di Kecamatan Sukaluyu serta 12 orang perempuan diamankan dari tempat penginapan di Kecamatan Karangtengah.
"Ini merupakan operasi pekat pertama di saat pandemi covid-19. Kita menyasar sejumlah lokasi yang terindikasi tempat berkumpulnya diduga PSK serta peredaran miras," terang Hendri, Minggu (16/8).
Mereka yang diamankan selanjutnya dibawa ke kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur. Mereka didata untuk selanjutnya akan dikirimkan ke panti rehabilitasi di Sukabumi.
"Mereka di-BAP penyidik untuk mengetahui mana yang PSK dan bukan. Perempuan yang PSK kami akan kirimkan ke RRSKW (Rumah Rehabilitasi Sosial Karya Wanita) Sukabumi," pungkas Hendri.
Kepala Bidang Penegak Perda dan Tribumtransmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Tulus Budiyono, mengatakan selain mengamankan sejumlah perempuan diduga PSK, diamankan juga puluhan botol miras dan ratusan kantong miras oplosan.
"Kami amankan 60 botol miras berbagai merk dan 200 kantong oplosan siap jual," kata Tulus.
Hasil BAP penyidik, kata Tulus, dari 19 perempuan, sebanyak tujuh orang merupakan PSK. Mereka langsung dikirim ke RRSKS Sukabumi untuk menjalani pembinaan.
"Sedangkan yang 12 orang kami pulangkan dengan jaminan dijemput pihak keluarga dan membuat pernyataan," sebut Tulus.
Tulus menegaskan operasi pekat akan rutin digelar secara periodik. Utamanya berkaitan dengan indikasi transaksi seksual dan peredaran miras.
"Kita akan tindak berbagai bentuk kemaksiatan yang bisa mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Operasi dilakukan bersama elemen lainnya di Kabupaten Cianjur," pungkasnya. (OL-13)
Pantauan di lokasi gudang tersebut dalam kondisi tertutup, tetapi tiap malam sering kali banyaknya pengendara keluar masuk membeli minuman keras.
Ratusan botol miras tersebut diamankan dari sejumlah warung, rumah, garasi hingga kandang ayam di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Pengungkapan besar-besaran minuman beralkohol ilegal di Manado menjadi sinyal kuat bahwa wilayah itu tengah dibanjiri peredaran miras tanpa izin yang menggerus pendapatan negara.
Sebuah studi terbaru dari Pusat Penelitian Narkoba dan Alkohol Nasional (NDARC) di Universitas New South Wales (UNSW), Australia, menemukan fakta tentang remaja yang mengonsumsi alkohol.
Pemerintah daerah tidak akan memberi ruang bagi pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat.
Penggerebekan dilakukan di Bebedahan II, Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved