Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Tim Penanganan Covid-19 akhirnya mengoperasikan dua unit mobil polimerase chain reaction (PCR) untuk mempercepat proses tes swab virus korona atau Covid-19. Dan diluncurkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Rabu (12/8) di rumah dinasnya, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.
"Allhamdulilah, kita telah membeli mobil PCR dan sudah tiba, sebanyak dua unit. Yang dibeli dengan APBD Sulsel seharga Rp3,5 miliar per unitnya," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari.
Menurutnya, mobil PCR tersebut, untuk pengoperasiannya, sudah disiapkan tenaga, sebanyak lima orang. Terdiri dari driver, kapten, dan tiga petugas laboratorium.
"Adapun kapasitas pemeriksaan spesimen swab setiap mobilnya itu, setiap kali running, delapan spesimen bisa diperiksa dengan waktu pemeriksaan satu jam. Sehingga dalam sehari bisa melakukan pemeriksaan 600 hingga 700 spesimen," seru Ichsan.
Untuk pengoperasian mobil PCR itu sendiri, akan dioperasionalkan di rumah sakit gawat darurat, dan di pasar-pasar yang ada di daerah zona merah seperti di Kota Makassar.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pun mengatakan, menghadapi pandemi Covid-19 ini, penting dilakukan testing massif, tracking massif, dan edukasi. Sehingga untuk mempercepat proses testing atau pemeriksaan sampel swab memang perlu memiliki alat swab tambahan, seperti mobil PCR itu.
"Saya kira ini penting sekali, dalam rangka menentukan status pasien yang sementara dirawat. Kita tidak ada alasan lagi menunggu hasil swab dari laboratorium karena kita sudah punya mobil untuk mobile swab," tukas Nurdin.
Ia pun berharap keberadaan mobil PCR ini dapat digunakan secara maksimal meskipun jumlahnya baru dua unit." Ke depan kita harapkan Pemprov Sulsel dapat lagi bantuan mobil PCR dari pemerintah pusat sehingga bisa bertambah jumlahnya," kata Nurdin
"Kalau ada bantuan dari pemerintah pusat kita akan sumbang ke daerah-daerah terjauh, jadi tidak perlu lagi mengirim sampel Covid-19 ke Makassar. Apa yang kita lakukan hingga saat sekarang ini betul-betul untuk melindungi masyarakat kita," sambung Nurdin. (LN/OL-10)
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved