Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pandemi covid-19 tidak lepas dari ancaman timbulan limbah pasien covid yang masuk kategori limbah B3. Di Kalimantan Selatan limbah B3 infeksius pasien covid sudah mencapai 40 ton lebih. Keberadaan limbah B3 infeksius (limbah medis) dari penderita covid -19 ini terus mendapat pemantauan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel.
"Limbah B3 infeksius penderita covid ini masuk kategori limbah B3. Kami terus melakukan pemantauan, secara periodik melalui DLH kabupaten/kota terkait data timbulan volume limbah infeksius serta penanganannya," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, Rabu (29/7).
Dikatakannya pemantauan juga dilakukan terhadap limbah yang berasal dari Fasyankes (rumah sakit, puskesmas) dan karantina baik di kabupaten/kota maupun karantina milik Pemprov.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Kemitraan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Benny Rahmadi mengatakan penanganan limbah infeksius covid-19 di Kalsel penanganannya berpedoman pada surat edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (limbah B3) Dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan Corona Virus Disease.
"Penanganan limbah dari pasien covid yang berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan maupun karantina di kabupaten/kota dan provinsi dilakukan pada sumbernya dengan menyediakan tempat sampah tertutup pada setiap kamar pasien covid, masker, APD atau tempat makanan yang bersentuhan dengan pasien dikategorikan sebagai limbah infeksius sehingga harus diperlakukan secara khusus," ujarnya
Sejauh ini penanganan limbah covid di Kalsel sebagian besar dikerjasamakan pihak ketiga yang berizin dan sebagian lagi dilakukan melalui pemusnahan dengan incinerator bersuhu minimal 800 derajat celsius. Data DLH Provinsi Kalsel mencatat sejak pandemi covid terpantau masuk ke Kalsel, total timbulan limbah B3 infeksius pasien covid mencapai 40,622.92 ton
Limbah B3 infeksius ini berasal dari 20 rumah sakit rujukan atau penanganan covid ditambah tempat karantina dan fasyankes tersebar di 13 kabupaten/kota. Limbah B3 infeksius penderita covid terbanyak dihasilkan RS Ulin Banjarmasin yang mencapai 10 ton lebih, juga RSUD Anshari Saleh Banjarmasin, RSUD Boejasin Kabupaten Tanah Laut, RSUD Ratu Zaleha Kabupaten Banjar maupun RSUD Idaman Kota Banjarbaru.
baca juga: Kalsel Gulirkan Jurus Pamungkas
Volume timbulan limbah B3 infeksius pada Maret sebanyak 27,139.5 ton, April 2,341.8 ton, Mei 4,032.7 ton, Juni 4,114 ton dan sepanjang Juli ada 3,0 ton. Pada bagian lain hingga Rabu (29/7) siang jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sudah mencapai 5.782 kasus atau bertambah 94 kasus dari hari sebelumnya. Jumlah pasien sembuh juga bertambah 158 orang menjadi 3.107 orang dengan persentase 53,74 persen. (OL-3)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved