Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCAPANDEMI, penggunaan masker saat ini mungkin sudah tidak menjadi kewajiban. Namun demikian, penggunaan masker nyatanya menjadi salah satu benda penting untuk melindungi diri dari polusi dan kuman penyebab penyakit.
Ada berbagai jenis masker yang dapat Anda gunakan saat ini, yaitu masker bedah, masker KN95, masker KF94, dan masker kain. Ada juga jenis masker N95, tetapi penggunaannya dikhususkan untuk petugas medis, orang yang merawat penderita infeksi saluran pernapasan, atau pekerja di lingkungan yang berisiko tinggi terpapar polusi udara.
Dilansir dari laman Puskesmas Sesela, berdasarkan penelitian, menggunakan masker mulut dengan benar memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, di antaranya menghindari paparan polusi udara, di mana asap dari kendaraan bermotor, pabrik, rokok, dan debu adalah beberapa jenis polusi udara yang bisa ditemukan setiap harinya. Paparan polusi ini dapat memengaruhi kinerja paru-paru serta meningkatkan risiko terkena penyakit pernapasan, seperti asma, PPOK, dan penyakit jantung.
Bagi masyarakat yang tinggal di daerah berpolusi tinggi, ini adalah alasan utama untuk memakai masker mulut ketika keluar rumah, sebab masker mulut bisa menyaring udara kotor sebelum terhirup oleh hidung dan mencegah paru-paru kotor.
Menurut sejumlah penelitian, menggunakan masker mulut dapat mencegah Anda menularkan atau tertular berbagai penyakit ISPA, seperti flu, Covid-19, dan SARS.
Oleh karena itu, memakai masker mulut dapat menjadi salah satu cara terbaik agar tidak mudah tertular atau menularkan penyakit. Masker yang digunakan dengan benar bisa mencegah kuman menyebar melalui lendir dan cairan yang keluar saat bersin atau batuk.
Alasan memakai masker mulut yang tidak kalah penting adalah melindungi sebagian kulit wajah dari dampak buruk polusi udara dan paparan sinar matahari. Paparan sinar matahari dan polusi udara yang berkepanjangan diduga dapat menyebabkan penuaan dini dan meningkatkan risiko eksim, jerawat, flek hitam, serta kanker kulit.
Selain masker, kenakan juga kacamata hitam, topi, dan tabir surya untuk melindungi tubuh dari bahaya paparan sinar matahari.
Pada dasarnya, alasan memakai masker mulut adalah sebagai alat bantu untuk melindungi, mencegah, dan mengurangi efek negatif dari partikel polusi atau kuman di udara yang dapat memicu masalah kesehatan.
Selain menggunakan masker, Anda juga harus rajin mencuci tangan, membersihkan rumah dan menjaga kualitas udara di dalam rumah, menjauhi paparan polusi, serta menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit.
Melihat fungsinya yang begitu penting, tentu tidak perlu diragukan lagi alasan memakai masker mulut. Namun, bila Anda mengalami gejala berupa demam, batuk, pilek, dan sesak napas, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai penyebabnya. (H-3)
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Fitria Agustina, menegaskan bahwa mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup, meskipun Indonesia saat ini tengah menghadapi cuaca ekstrem
Polutan yang terhirup ibu hamil dapat masuk ke aliran darah, menembus plasenta, dan memicu stres oksidatif serta peradangan yang berdampak pada janin.
Pada 2022, beban ekonomi akibat dampak kesehatan dari polusi udara diperkirakan mencapai US$220 miliar, atau sekitar 6,6% dari PDB nasional (PPP).
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 70,5 mikrogram per meter kubik.
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan laman IQAir, maka kelompok sensitif disarankan agar sebaiknya tidak beraktivitas di luar ruangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved