Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan menyatakan bahwa paparan polusi udara baik di dalam maupun di luar ruangan mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh di setiap kelompok usia.
"Saat ini, pemantauan data yang dapat mewakili penyakit gangguan pernafasan akibat kualitas udara buruk adalah data penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman, Rabu (30/7).
Menanggapi kualitas udara di Jakarta yang terpantau memburuk, Aji mengatakan ibu hamil yang terpapar polusi udara berisiko melahirkan bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), gangguan pertumbuhan janin, kelahiran prematur hingga lahir mati.
Bayi juga dapat mengalami cacat tabung saraf atau gangguan pertumbuhan antropometri.
Berikutnya, polusi udara berisiko menyebabkan asma, ISPA, penyakit kardiovaskular, penyakit paru sampai dengan resisten insulin pada kelompok usia muda seperti anak-anak dan remaja.
Sementara pada kelompok lanjut usia (lansia), polusi udara meningkatkan risiko terkena stroke, penyakit kardiovaskular, kerusakan DNA, bronkitis kronis sampai penyakit paru.
Menurutnya, sumber utama yang dapat menyebabkan polusi udara di dalam ruangan yaitu kompor kayu bakar, asap rokok dan produk rumah tangga. Sementara di luar ruangan penyebabnya seperti asap kendaraan bermotor, proses industri dan kebakaran hutan.
Aji juga menjelaskan bahwa pola histortis menunjukkan bahwa polusi yang tinggi telah menyebabkan kasus ISPA di DKI Jakarta mengalami
kenaikan.
Hal ini dapat terlihat dari analisis data PM2.5 yang sejak 2022 hingga 2025 hampir rata-rata berada pada nilai ambang batas yakni di atas
25 mikrogram per meter kubik. Kondisi serupa juga dialami oleh data kasus ISPA.
Data tertinggi diperoleh pada Juni 2025, ketika konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 46,6 mikrogram per meter kubik. Sementara data terendah diperoleh pada bulan Maret dengan konsentrasi polutan sebesar 22,6 mikrogram per meter kubik.
Pada pola kasus ISPA di tahun ini, data tertinggi yang Kemenkes peroleh ada pada bulan Maret dengan jumlah 293.852 kasus. Jumlah kasus yang paling sedikit ditemukan berada di bulan Juni sebesar 172.206 kasus.
Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kualitas udara melalui aplikasi di dalam maupun luar ruang, menggunakan penjernih udara dan menghindari sumber polusi termasuk penyebaran asap rokok.
Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, memakai masker dan menjalankan pola hidup yang sehat.
Berdasarkan data IQAir yang ditampilkan pada laman situsnya pada Rabu (30/7) pukul 12.15 WIB, perusahaan teknologi asal Swiss itu mencatat bahwa kualitas udara di Jakarta berada pada poin 63 dengan konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 15,9 mikrogram per meter kubik atau 3,2 kali nilai panduan PM2.5 tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.
Di waktu yang sama Kota Jakarta juga menduduki peringkat ke-59 dalam data rangking kota besar paling berpolusi yang sedang berlangsung di laman tersebut. (Ant/Z-1)
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Fitria Agustina, menegaskan bahwa mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup, meskipun Indonesia saat ini tengah menghadapi cuaca ekstrem
Polutan yang terhirup ibu hamil dapat masuk ke aliran darah, menembus plasenta, dan memicu stres oksidatif serta peradangan yang berdampak pada janin.
Pada 2022, beban ekonomi akibat dampak kesehatan dari polusi udara diperkirakan mencapai US$220 miliar, atau sekitar 6,6% dari PDB nasional (PPP).
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 70,5 mikrogram per meter kubik.
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan laman IQAir, maka kelompok sensitif disarankan agar sebaiknya tidak beraktivitas di luar ruangan.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved