Rabu 29 Juli 2020, 04:20 WIB

Kalsel Gulirkan Jurus Pamungkas

Denny Susanto | Nusantara
Kalsel Gulirkan Jurus Pamungkas

ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Petugas kesehatan mengambil sampel lendir warga saat tes usap drive-thru di Jalan Jendral Sudirman Banjarmasin, Kalsel, Rabu (24/6).

 

UPAYA terukur dan pendisip­linan warga menjalani protokol kesehatan sudah dilakukan. Meski demikian, jumlah pasien baru covid-19 di Kalimantan Selatan terus tinggi. Pemerintah provinsi akhirnya memutuskan segera menggelar tes usap massal.

“Ini jurus pamungkas untuk melawan pandemi. Koordinasi masih kami laukan menyangkut mekanisme, sasaran, petugas lapangan, logistik, dan fasilitas,” ung­kap Wakil Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalsel, Roy Rizali Anwar, di Banjarmasin, kemarin.

Untuk itu, peningkatan kapasitas alat tes dan penambahan ruang karantina menjadi kunci. Saat ini kapasitas uji sampel usap di Kalsel sebanyak 1.200 sampel per hari dan dapat ditingkatkan menjadi 2.000 sampel. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Universitas Andalas Padang, Sumatra Barat.

Adapun kapasitas lokasi karantina khusus di seluruh wilayah mencapai 2.000 ruangan.”Target kami tes usap untuk 10 ribu warga di 13 kabupaten dan kota. Tes mulai dari tingkat RT, puskesmas, rumah sakit, perkantoran, dan perusahaan,” tambahnya.

Ia memperkirakan saat ini masih ada ribuan warga Kalsel yang terinfeksi. “Tes usap akan memutus rantai penyebaran wabah.”

Di Makassar, Sulawesi Selatan, penjabat wali kota, Rudy Djamaluddin memutuskan untuk  memperpanjang penerapan pembatasan pergerakan lintas wilayah selama tujuh hari ke depan. “Ini langkah kami untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran covid-19 saat tingkat pergerakan masyarakat tinggi pada Hari Raya Idul Adha.”

Dikunci di rumah

Di Jawa Tengah, langkah-langkah strategis juga dilakukan. Di Kabupaten Batang, misalnya, saat tiga warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, dinyatakan positif terjangkit, mereka langsung dikunci.

“Mereka tidak boleh keluar, tidak boleh menerima tamu selama 14 hari. Total ada 14 keluarga yang harus dikunci di rumah. Kepada mereka, kami memberi bantuan Rp1 juta per keluarga dan sembako,” kata Bupati Wihaji.

Sikap hati-hati terhadap pendatang juga dilakukan Pemkab Cilacap. Mereka sudah menyiapkan 1.500 alat tes usap di wilayah perbatasan. “Selain untuk warga, tes juga berlaku bagi penduduk luar kota yang akan masuk ke Cilacap. Lima pos perbatasan sudah diaktifkan,” papar Kepala Dinas Kesehatan Pramesti Griana Dewi.

Di Tegal, Wakil Wali Kota Muhammad Jumadi mulai menyiapkan relawan mandiri covid-19. Relawan akan diisi perwakilan perusahaan, petugas medis, unsur pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan perbankan.

“Ini upaya kami mempertahankan Tegal sebagai zona hijau,” ujar Jumadi.

Para pedagang di pasar tradisional jadi perhatian di Palembang, Sumatra Selatan. Tim PKK provinsi yang dipimpin Febrita Lustia pun menebar alat pelindung diri untuk mereka.

“Kami bergerak di Palembang karena tingkat penjangkitannya masih tinggi. Kami peduli ke pasar karena masih jadi klaster paling rawan,” kata Febrita. (LN/AS/LD/JI/DW/RS/MY/PO/N-3)

 

Baca Juga

Dok Pribadi

Pemko Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

👤Denny Susanto 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 07:32 WIB
Untuk penghormatan wafatnya Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, pemerintah kota setempat mengeluarkan surat edaran pengibarann bendera...
MI/Martinus Solo

20 Tahun Bermasalah, RSUD Sorong Jadi Hak Milik Pemkot

👤Candra Yuri Nuralam, Martinus Solo 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 06:58 WIB
RSUD Sorong merupakan aset yang mempunyai nilai harga Rp98...
MI/Susanto

KPK Benahi Aset PLN yang Bermasalah di Gorontalo

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 06:35 WIB
Per Mei 2020, jumlah total bidang tanah dan bangunan PT PLN yang berada di wilayah Gorontalo dan belum bersertifikat adalah sebanyak 957...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya