Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir merendam sebagian permukiman warga di kawasan Kota Subulussalam, Provinsi Aceh. Pasalnya sejak Senin (28/7) di kawasan setempat terjadi hujan deras terus menerus sehingga terjadi luapan air sungai yang merendam permukiman warga. Daerah terparah terdampak banjir adalah Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat. Sedikitnya 20 unit rumah warga terendam banjir.
Banjir juga merendam jalur Nasional Subusasalam-Tapaktuan. Ketinggian air mencapai satu meter. Akibanya arus lalu lintas dari dan kedua arah putus total sejak Selasa (28/7) subuh. Sayangnya truk angkutan barang dari atau jujuan Medan Sumatera Utara-Aceh bagian pantai barat selatan juga terganggu. Padahal berbagai barang kebutuhan untuk Idul Adha diangkut melalui jalur tersebut.
baca juga: Dua Kecamatan di Aceh Utara Diterjang Banjir
"Sekitar 100 meter badan jalan terendam sehingga arus transportasi terhenti. Antrean bus dan truk dari dua arah terjebak di lokasi" tutur Rahmad Sagala, Kepala Desa Namo Buaya.
Banjir telah menghentikan aktivitas warga. Ketinggian air pun terus bertambah. Bila hujan terus berlanjut dikhawatirkan banjir akan meluas. (OL-3)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved