Minggu 26 Juli 2020, 06:33 WIB

Tiru Polisi India Cara Ambon Masuk Zona Hijau Covid-19

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Tiru Polisi India Cara Ambon Masuk Zona Hijau Covid-19

DOK Pemkot Ambon
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy

 

KOTA Ambon dan Provinsi Maluku kini masuk dalam zona hijau covid-19. Bagaimana Kota Ambon bisa masuk zona hijau tidak mudah karena banyaknya penolakan kebijakan. Hingga akhirnya gaya polisi India pun ikut diterapkan. 

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menjelaskan kasus pertama covid-19 di Kota Ambon, Provinsi Maluku pada 22 Maret 2020. Sejak muncul kejadian pertama, Pemkot Ambon langsung menyatakan status Kejadian Luar Biasa (KLB) dan mengambil langkah preventif dan represif. 

"Jadi kami mengambil langkah preventif maupun represif berdasarkan kajian pada data yang tersedia. Jika tidak, penularan Covid-19 akan sulit untuk dikendalikan," kata Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dalam dialog di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Sabtu (25/7).

Richard menyebutkan tantangan yang dihadapi Kota Ambon dalam penanganan Covid-19 adalah keterbatasan fasilitas kesehatan untuk merawat pasien Covid-19. Melihat hal itu, Pemerintah Kota Ambon segera memutuskan untuk menggunakan Gedung Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah setempat dan menyewa hotel bintang tiga sebagai tempat perawatan pasien Covid-19.

"Tidak ada rumah sakit di daerah, adanya di provinsi dan fasilitas kesehatan juga terbatas. Untuk itu kami menggunakan Gedung Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah setempat dan menyewa hotel bintang tiga sebagai tempat perawatan pasien Covid-19," jelas Richard.

Selain itu, tantangan yang dihadapi adalah kepercayaan masyarakat terhadap adanya Covid-19 sehingga membuat kebijakan yang dibuat oleh pemerintah daerah tidak dapat diterima oleh masyarakat setempat.

Pemerintah daerah bersama aparat setempat menangani dengan konsisten dalam keterbukaan informasi serta melakukan sosialisasi sehingga kepercayaan masyarakat dapat terus ditumbuhkan kepada pemerintah daerah.

"Langkah awal kita sudah dihadapkan resistensi luar biasa. Banyak masyarakat menolak PSBB, melakukan aksi demo dan menyatakan Covid-19 rekayasa. Namun kami konsisten untuk terbuka tentang data dan langkah penanganan pemerintah daerah serta melakukan pendekatan dengan sosialisasi," jelasnya.

Selanjutnya, Richard mengungkapkan pendekatan pentaheliks menjadi salah satu langkah yang efektif dalam proses penanganan Covid-19.

"Sistem pendekatan pentaheliks sangat efektif dan positif dalam menekan penularan Covid-19. Kami selalu memberikan peran besar kepada pemerintah setempat, akademisi, masyarakat, media massa dan dunia usaha untuk bersama berkolaborasi dalam penanganan Covid-19," ujarnya.

Dalam upaya menjamin pelaksanaan protokol kesehatan, Pemkot Ambon menggunakan beragam cara mulai dari  sosialisasi, patroli, pemasangan rambu-rambu dan peringatan, hingga upaya lain seperti menggunakan tongkat rotan sebagai pendekatan kearifan lokal.

"Pada awalnya polisi mengambil sikap menarik dengan patroli atau berjalan membawa rotan. Jika ada yang tidak pakai masker, hanya dengan pukul pelan-pelan sebagai pembelajaran untuk hati-hati dan disiplin. Rotan ini simbol untuk masyarakat lebih hati-hati dan waspada," kata Richard.

Pemakaian rotan ini terpengaruh perilaku polisi di India yang menggunakan rotan untuk mendisiplinkan masyarakat. 

"Ketika polisi di Ambon juga menggunakan rotan, langsung mereka viralkan itu. Walaupun sempat ditegor oleh Kapolri kepada Polda di Ambon untuk tidak boleh pakai rotan, yang menarik di sini adalah 95 persen masyarakat Ambon justru protes dan mendukung untuk polisi harus pakai rotan. Mereka sendiri yang meminta pakai rotan untuk dapat mendisiplinkan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan," jelas Richard.

baca juga: Pasien Covid-19 di Sumut Mencapai 3.371 Orang

Pada kesempatan yang sama, Komandan Korem 151 Binaiya Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw menjelaskan bahwa rotan digunakan sebagai sarana edukasi masyarakat. Dalam hal ini penggunaan rotan bukan berarti tindak kekerasan. Berbagai upaya termasuk rotan ini mengantarkan Kota Ambon dan Provinsi Maluku menjadi zona hijau covid-19. (OL-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fransisco Carolio

Menteri PUPR Minta Perbaikan Tol Trans Sumatera Tuntas Akhir April

👤Fetry Wuryasti 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 12:40 WIB
Beberapa segmen jalan harus dilakukan rekondisi dan rekonstruksi, termasuk levelling oprit jembatan yang mengalami penurunan karena berada...
ANTARA FOTO/Umarul Faruq

BMKG: Sulut Diguncang Gempa dengan Magnitudo 6,1

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 10:15 WIB
Dalam informasi yang diterima dari BMKG di Jakarta, Sabtu, lokasi gempa berada di 3.67 lintang utara dan 126.82 bujur...
DOK Pribadi.

Wapres PNLG Tunjukkan Pengelolaan Kawasan Pesisir Jelang Pertemuan Oktober

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 08:58 WIB
Sejumlah keberhasilan itu tampak pada program pembangunan rumah untuk keluarga nelayan di daerah itu, termasuk bantuan perahu hingga jaring...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya