Kamis 23 Juli 2020, 21:10 WIB

PHRI Respon Positif Pemkab Tuban akan Terapkan AKB

M Yakub | Nusantara
PHRI Respon Positif Pemkab Tuban akan Terapkan AKB

Antara
uru masak hotel menyiapkan hidangan makanan dengan menggunakan alat pelindung diri dan plastik pembatas di salah satu hotel berbintang di Me

 

PERHIMPUNAN Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merespon positif rencana pemda menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB).  Sebab hal itu sebagai wujud perhatian bagi pelaku usaha sektor pariwisata, dan mengeliatkan bidang perekonomian yang sempat terpuruk akibat pandemi.

"Kami menyambut baik rencana Pemkab Tuban untuk melakukan percobaan penerapan AKB," ungkap Ketua PHRI Kabupaten Tuban Mirza Ali Manshur, Kamis (23/7)

Menurut Mirza, lembaganya mengapresiasi rencana Pemkab yang bakal menerapkan AKB di sektor pariwisata, kesenian, dan pelaksanaan hajatan. Kebijakan ini, merupakan wujud perhatian bagi pelaku usaha yang bergerak sektor pariwisata, kesenian, dan pelaku ekonomi lainnya.

"Surat Edaran juga menjadi regulasi bagi pelaku usaha untuk berkegiatan dengan mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Ia mengatakan, masa percobaan penerapan AKB ini menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk menjawab kepercayaan yang diberikan Pemkab Tuban."Kepercayaan tersebut dapatnya dijawab dengan bertanggung jawab dengan berkegiatan ekonomi yang menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.

Pada masa pandemi Covid-19, terang Mirza, sektor perhotelan dan restoran mengalami perununan drastis. Khususnya di bidang perhotelan yang berimbas penutupan usaha sementara waktu. Sektor perhotelan juga harus menanggung kerugian karena tetap harus membayar biaya perawatan.

"Pada masa penerapan New Normal beberapa waktu lalu terjadi sedikit peningkatan meski tidak sampai 10 persen," jelasnya.

Mirza yang juga Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (Koni) Kabupaten Tuban ini berharap masa percobaan penerapan AKB berjalan sesuai prosedur sehingga pelaku usaha wisata dapat beroperasi kembali. Dengan demikian, dapat menyerap kembali tenaga kerja serta menggerakkan roda perekomomian di Kabupaten Tuban.

Sebelumnya, Disparbudpora Kabupaten Tuban menggelar pertemuan dengan pimpinan pelaku usaha bidang pariwisata, penyelenggaraan kesenian dan pelaksanaan hajatan di Kabupaten Tuban, Senin (20/7) lalu di aula pertemuan dinas setempat.

Pada 20 Juli lalu, Pemkab Tuban juga telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Tuban tentang Tatanan Kenormalan Baru (Adaptasi Kebiasaan Baru) pada Usaha Bidang Pariwisata, Penyelenggaraan Kesenian dan Pelaksanaan Kegiatan Hajatan di Kabupaten Tuban.

Didalamnya termuat petunjuk teknis Standar Opersional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan Usaha Bidang Pariwisata, Penyelenggaraan Kesenian, maupun Pelaksanaan Kegiatan Hajatan. (OL-13)

Baca Juga

Antara

BNPB: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Akibat Gempa Nias

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 15:10 WIB
Masyarakat diminta menghindari bangunan retak atau rusak akibat guncangan gempa di wilayah Nias. Serta, memperhatikan informasi resmi...
MI/Apul Iskandar

Forum DAS: Alih Fungsi, Penebangan Hutan Penyebab Banjir Parapat

👤Apul √Ćskandar 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 13:21 WIB
Pemerintah harus dengan segera mencari solusi agar banjir bandang tidak terjadi...
MI/Martinus Solo

Kabupaten Sorong Raih Opini WTP 8 Kali

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 13:10 WIB
Bupati Sorong Johny Kamuru mengatakan hasil pencapaian opini WTP merupakan kerja sama yang bagus di bidang keuangan dari semua organisasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya