Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFLIK satwa liar dengan manusia terus terjadi di Riau. Kali ini, dua beruang madu (Helarctos Malayanus) dalam beberapa hari terakhir diketahui meresahkan lantaran berkeliaran di permukiman penduduk dan telah memangsa tujuh ayam milik warga di Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, kemarin.
"Pada Senin (6/7) malam, petugas Resort Siak mulai melakukan pemasangan kandang jebakan terkait adanya konflik satwa beruang dengan manusia di Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono di Pekanbaru, Selasa (7/7).
Ia menjelaskan, dalam beberapa hari kedua beruang itu berkeliaran di permukiman penduduk. Kedua satwa liar itu juga telah memangsa tujuh ayam peliharaan milik warga.
"Sebelumnya petugas telah melakukan pemantauan di lokasi kemunculan terakhir satwa beruang yaitu di belakang SMPN 1 Koto Gasib, Kampung Sengkemang," jelas Suharyono.
Sejauh ini, lanjutnya, tim melakukan pemasangan perangkap di jalur kemunculan satwa beruang didampingi Babinkamtibmas, Babinsa, aparat desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kampung Sengkemang.
"Timpun mengimbau masyarakat untuk tidak panik, selalu berhati-hati dan menghubungi petugas jika satwa terperangkap ataupun muncul kembali di lokasi yang lain," paparnya.
baca juga: Lomba Layang-Layang Virtual Gerakkan Pariwisata Bali
Menurut Suharyono, upaya selanjutnya, apabila ada laporan kemunculan beruang di lokasi yang berbeda, Tim akan melakukan pemindahan perangkap kerangkeng pada lokasi kemunculan terbaru.
"Kerangkeng jebakan akan dipindahkan apabila lokasi kemunculan beruang dilaporkan sudah berpindah ke tempat yang baru," jelasnya.(OL-3)
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus perburuan ilegal satwa dilindungi di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo.
Populasi satwa dilindungi di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), seperti macan tutul jawa, elang jawa, dan owa jawa, semakin terancam punah.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian spesies satwa Indonesia yang sudah terancam punah di alam.
Sebanyak 16 ekor satwa dilindungi berupa 13 ekor elang tikus dan 3 ekor elang bondol di Kabupaten Bangka Tengah, berhasil diselamatkan dari perdagangan satwa ilegal.
Pengungkapan kasus kepemilikan serta perdagangan satwa dilindungi di Polda Kepri, Batam.
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
HARIMAU Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) berusia remaja menuju dewasa dilaporkan muncul di sekitar pemukiman penduduk di RT.14/RW.14 Desa Benteng Hulu, Siak, Riau.
Seekor gajah jantan dewasa berusia sekitar 40 tahun ditemukan mati mengenaskan dengan kondisi kepala terpotong di area konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP), Pelalawan, Riau.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada pelaku pembunuhan gajah yang ditemukan mati dalam kondisi dimutilasi.
Gakkum Kehutanan memeriksa PT RAPP terkait kematian Gajah Sumatera di Riau. Investigasi fokus pada pemenuhan kewajiban perlindungan satwa di areal konsesi.
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mengecam keras atas pembantaian seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) di areal konsesi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved