Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI jadi ke-343 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang diperingati pada 12 Juli mendatang, akan dijadikan momentum ditandatanganinya kesepakatan bersama Pemkab Cianjur dan DPRD terhadap wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Cianjur Selatan. Dengan begitu, DOB Cianjur Selatan semakin mendekati kenyataan karena tahapan demi tahapan telah dilalui.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah mengatakan bertepatan Hari Jadi Cianjur ke-343, bakal diteken persetujuan bersama eksekutif dan legislatif berkenaan DOB Cianjur Selatan. Berbagai persyaratan yang diatur dalam aturan pemekaran sudah mulai dilengkapi.
"Kita sudah melengkapi persyaratan-persyaratan yang diminta," ujar Cecep, Senin (6/7).
Lokasi penandatanganan kesepakatan bersama eksekutif dan legislatif masih dalam pembahasan. Namun ada dua alternatif lokasi yang dinilai pas sebagai tempat penandatanganan.
"Bisa di Kecamatan Sindangbarang atau juga bisa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur. Untuk tempat belum fiks," jelasnya.
Terdapat 14 kecamatan yang bakal masuk menjadi wilayah DOB Cianjur Selatan. Di antaranya Kecamatan Sindangbarang, Cidaun, Naringgul, Cibinong, Pasirkuda, dan lainnya.
"Nanti kita juga akan lengkapi dengan pemisahan sumber daya manusia dan aset. Sebagai data awal, nanti para pegawai atau ASN (aparatur sipil negara) kita perkirakan mana saja yang akan bertugas di daerah otonomi baru," tutur Cecep.
Cecep membantah wacana pemekaran DOB Cianjur Selatan dijadikan komoditas politik menghadapi Pilkada. Ia menuturkan pemekaran sudah berproses sejak lama sehingga tidak ada hubungannya dengan pesta demokrasi rakyat lima tahunan.
"Ini (DOB) sudah berproses dari awal kan. Dan kebutuhan ini saya yakin tidak ada kaitan dengan Pilkada. Kebutuhannya sudah mendesak. Bahkan prosesnya sudah belasan tahun. Progresnya saja yang mungkin bertepatan (dengan momentum Pilkada)," terang Cecep.
baca juga: NasDem Serahkan Rekomendasi Usung Petahana pada Pilkada Cianjur
Secara umum, kata Cecep, prediksi ASN yang nanti akan menjadi potensi sumber daya di pemerintahan DOB Cianjur Selatan merupakan pegawai yang saat ini bekerja di setiap kecamatan di wilayah selatan. Sehingga, secara aturan status pegawai tersebut nanti akan diubah.
"Sebetulnya masih kita hitung kebutuhan pegawainya. Tapi prediksi kemungkinan pegawai di kecamatan yang ada di wilayah selatan yang nanti akan memenuhi kebutuhan pemerintahan DOB Cianjur Selatan," tandasnya. (OL-3)
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI menyuarakan dukungan terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) atau pemekaran daerah.
WACANA Kota Tangerang untuk memisahkan diri dari Provinsi Banten dan bergabung membentuk calon provinsi baru lewat pemekaran wilayah menyeruak.
Solo diwacanakan untuk diusulkan menjadi daerah istimewa. Menanggapi itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan istana membutuhkan waktu mempelajarinya
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan tidak mempermasalahkan pemekaran Jawa Tengah menjadi empat provinsi selama pemekaran itu memberikan dampak positif.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Lepi Ali Firmansyah bersama pimpinan DPRD lainnya, Susilawati, bertemu dengan Aanya Rina Casmayati, anggota DPD RI Perwakilan Jawa Barat
Rancangan besar tersebut, kata Bima Arya, untuk melihat kebutuhan ideal jumlah daerah di Indonesia baik itu provinsi, kota, ataupun kabupaten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved