Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Hutama Karya (Persero) sampai saat ini masih memiliki piutang kepada pemerintah seberas Rp1,882 triliun yang merupakan dana talangan pengadaan tanah bagi pembangunan proyek strategis nasional.
"Hingga saat ini terdapat piutang ke negara yang masih outstanding sebesar Rp1,882 triliun yang kami gunakan untuk talangan pengadaan tanah pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sepanjang 2.765 km yang terbentang dari Lampung hingga Aceh sejak 2016 hingga 2020," jelas Direktur Utama Hutama Karya, dalam keterangan kepada mediaindonesia.com, Kamis (2/7).
Adanya piutang itu sudah disampaikan oleh Hutama Karya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (1/7), tentang pencairan utang Pemerintah kepada Badan Usaha Jalan Tol terkait pengadaan tanah yang didanai Badan Usaha terlebih dahulu.
Budi menjelaskan realisasi dana talangan tanah ini sebesar Rp8,016 triliun, namun Pemerintah sudah melakukan pembayaran sebesar Rp6,134 triliun. Sedangkan sisa senilai outstanding ini ada yang sudah diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), namun belum dibayarkan oleh Pemerintah sebesar Rp495 miliar, dan sisanya sebesar Rp1,388 triliun masih dalam proses verifikasi BPKP.
"Tentu kami sangat berharap bahwa piutang kami ini kepada Pemerintah dapat segera dibayarkan. Dana tersebut dapat kami gunakan untuk mempercepat pembangunan ruas-ruas tol trans sumatra lainnya," jelas Budi.
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang 588 km dengan 368 km ruas tol yang telah beroperasi secara penuh. Ruas tol tersebut yakni ruas Medan - Binjai seksi 2 dan 3 (17 km), ruas Palembang-Indralaya (22 km), ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (140 km), ruas Terbangi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km). Hutama Karya terus memberikan upaya terbaiknya dalam membangun Jalan Tol Trans Sumatra, sehingga ruas-ruas yang masih dalam tahap konstruksi dapat rampung sesuai target.
baca juga: Agribisnis Banyuwangi Untungkan Petani
Adapun tahun ini, Hutama Karya menargetkan penyelesaian pembangunan JTTS agar terus berlanjut untuk beberapa ruas prioritas di antaranya ruas tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km, progress konstruksi sudah mencapai 97% secara rata-rata. Disusul ruas tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 13,5 km dengan progress konstruksi telah mencapai 99%. Serta terakhir ruas Medan- Binjai seksi 1 Tanjung Mulia- Helvetia sepanjang 6 km yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun mendatang.(OL-3)
SECARA kumulatif, total trafik harian pada ruas tol Trans Sumatra yang telah beroperasi mencapai 120.757 kendaraan, atau meningkat 28,78% pada libur Isra Mikraj dibandingkan trafik normal.
MENGANTISIPASI lonjakan arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) rest area di Tol Trans Sumatra beroperasi 24 jam penuh.
Di balik skema mega strategis ini, hambatan di lapangan tidak bisa diabaikan. Salah satu tantangan utama adalah pengadaan lahan, yang membutuhkan lebih dari 35.000 hektare.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyitaan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di sekitar Jalan Tol Trans Sumatra (JTSS).
Salah satu di antara mereka yakni mantan Direktur Utama PT Hutama Karya Realitindo Koentjoro dan eks Direktur PT STJ Setya Shri Laksana.
Volume lalu lintas (VLL) mencapai 125.839 kendaraan pada Senin (30/12) atau meningkat 38,50% dari VLL normal.
Emosi yang tidak stabil saat macet sering kali memicu pengemudi bertindak agresif, seperti bermanuver zigzag atau menyalip melalui bahu jalan.
Kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat cukup tinggi yakni sebanyak 40.904 kendaraan.
INDONESIA Investment Authority (INA) berkomitmen bukan hanya sebagai penyedia modal, melainkan juga sebagai agen perubahan tata kelola dan operasional di proyek-proyek strategis.
Pembukaan fungsional ruas tol Sibanceh Seksi 1 ini diharapkan menjadi jalur vital untuk distribusi bantuan kemanusiaan dan mempercepat waktu tempuh kendaraan tanggap darurat.
Ia menjelaskan, saat ini belum terdapat jalur alternatif arteri karena kawasan sekitar masih tergenang.
Pembangunan Tol Layang Cikunir-Karawaci senilai Rp37 triliun diharapkan membuka ribuan lapangan kerja dan meningkatkan konektivitas Jabodetabek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved