Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG datangnya Hari Raya Idul Qurban, para peternak dan pedagang hewan qurban diminta tidak perlu cemas dan khawatir terhadap virus korona. Sebab virus alpha korona tidak menular ke manusia.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi/Kasi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes Jawa Tengah, Imam Santoso, usai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan qurban (sapi) di Desa Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Rabu (1/7/2020).
"Virus alpha korona tidak menular ke manusia dan tidak membahayakan. Karena itu kami dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes tidak akan melakukan tes swab pada hewan kurban," ujar Imam.
Baca Juga: Memaksimalkan Daging Kurban di Masa Pandemi Covid-19
Imam menyebut, berbeda beda dengan virus korona yang awalnya dari kelelawar ke manusia, yang sekarang sudah bermutasi menjadi covid-19. Virus korona tidak menyerang pada hewan ternak ruminansia tapi pada ternak hewan yang lambung tunggal atau monogratstik. "Itu biasanya pada hewan anjing atau hewan kesayangan lainnya,"
terangnya.
Menurut imam, untuk alfa korona tidak zoonosis atau tidak menular pada manusia sehingga hewan ternak yang untuk dijadikan kurban selama kondisinya sehat/ aman-aman saja. "Para peternak dan para penjual hewan ternak di lapak-lapak tidak usah khawatir dan cemas," tegasnya.
Secara umum, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes, telah melakukan langkah-langkah dalam menjelang Hari Raya Idul Qurban. "Untuk memastikan agar daging kurban yang dikonsumsi benar-benar sehat dan tidak berbahaya," pungkasnya. (JI/OL-10)
Tradisi halal bihalal diinisiasi oleh Presiden pertama RI, Soekarno. Saat itu muncul gagasan silaturahmi yang kemudian berkembang menjadi halal bihalal dan terus dilestarikan hingga kini.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
Arus balik Lebaran membuat pusat oleh-oleh telur asin di Jalur Pantura Brebes diserbu pemudik. Penjualan meningkat hingga tiga kali lipat dengan 15 ribu butir telur asin terjual setiap hari.
Meningkatnya volume arus mudik dan masih banyak pemudik kehabisa saldo E Tol menjadi penyebab antrean yang mengular.
Antrean kendaraan yang kembali terjadi di Gerbang Tol (GT) Pejagan, Brebes ini, membuat volume kendaraan padat.
Pemudik diangkut menggunakan bus, sedangkan kendaraan sepeda motor mereka diangkut menggunakan truk.
Ia mengatakan pada awalnya sebanyak 21 ribu ekor sapi yang siapkan. Namun, di tengah perjalanan ada penambahan permintaan sebanyak 9.000 ekor sapi yang dikirim dari Sumbawa.
Menurutnya, selama ini praktik pemotongan hewan kurban masih jauh dari standar ideal, baik dari sisi kesehatan, kebersihan, maupun pemanfaatan daging kurban.
Distribusi hewan kurban ini menyasar ke daerah tertinggal agar keberkahan Idul Adha tersebar merata.
Daya Group kembali menyalurkan hewan kurban sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan di wilayah sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
Pembagian apresiasi dalam bentuk hewan kurban kambing kepada Mitra Pengemudi Grab telah dilaksanakan secara bertahap pada 2-4 Juni 2025 di lebih dari 30 kota.
Mitra Jejaring Kurban adalah sebuah inisiasi gerakan kurban dengan mekanisme jual langsung yang dilakukan mitra peternak individu Jaringan Dompet Dhuafa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved