Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR pariwisata di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dan sejumlah lokasi di Nusa Tenggara disebut sudah siap untuk dibuka kembali.
"Menurut saya, yang sudah siap adalah Banyuwangi dan Nusa Tenggara, namun tetap harus diperhatikan protokol kesehatannya. Banyuwangi ini memang paten," kata Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (20/6).
Baca juga: Bupati Azwar Anas Uji Coba New Normal di Lokasi Wisata Banyuwangi
Pernyataan Luhut itu disampaikan dalam rapat koordinasi terbatas secara daring pada Jumat (19/6) malam itu, juga diikuti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat, dan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak.
Baca juga: Banyuwangi Dinilai Siap Masuk Era Kenormalan Baru
Siti Nurbaya menyampaikan Banyuwangi memiliki posisi penting dalam menunjang ekosistem pariwisata alam. Selain di Banyuwangi, Bali Barat hingga ke Bromo juga mengalami hal yang sama.
"Secara administratif, kami melihat klaster Banyuwangi, Bali barat, juga Bromo, ini banyak yang satu paket. Jika di Banyuwangi tergarap dengan baik, ini akan memicu titik-titik lainnya," kata Siti Nurbaya.
Baca juga: Cegah Covid-19, Bali Tempatkan Petugas di Banyuwangi
Bupati Abdullah Azwar Anas memaparkan sejumlah konsep normal baru pariwisata. "Kepada para pengelola pariwisata, kami tekankan jualan kita tak lagi sekadar harga murah dan suguhan wisata yang indah, namun juga harus memenuhi protokol kesehatan dan keamanan," katanya.
Menurut Azwar Anas, ada sejumlah destinasi di Banyuwangi yang siap untuk dibuka, di antaranya Taman Nasional Alaspurwo, Gunung Ijen, dan beberapa objek wisata lainnya.
"Kami menunggu komando dari pusat untuk bisa membuka kembali wisata kami. Dari sisi persiapan, insyaallah telah kami persiapkan dengan cukup baik. Simulasi terus kami lakukan," katanya. (Ant/X-15)
Ribuan masyarakat dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti tradisi riyayan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Kantor Kemenag Jatim menggelar Rukyatul Hilal awal Ramadan 2026 menjelang sidang isbat awal puasa yang digelar Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H di 21 titik lokasi di Jawa Timur
Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5.
KPK juga terus meminta media untuk memberitakan kasus korupsi, agar pejabat takut apabila ingin memakan uang rakyat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa angka ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.
KNMP Plengsengan Ancol tidak hanya berfungsi sebagai pusat produksi perikanan, tetapi juga didesain sebagai destinasi wisata tematik.
Penyerahan ini menjadi langkah konkret negara dalam memberikan kepastian hukum atas penguasaan dan pengelolaan lahan hutan.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang meminta SPPG membuat perjanjian tertulis dengan sekolah penerima manfaat terkait batas waktu konsumsi Makan Bergizi Gratis.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kepala SPPG dilarang memaksa sekolah menerima Makan Bergizi Gratis. Program MBG bersifat sukarela dan menyasar yang paling membutuhkan.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kepala SPPG wajib rutin ke sekolah penerima MBG agar data valid dan kasus sekolah kosong seperti di Madura tak terulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved