Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
HUJAN deras sejak Kamis (18/6) sore hingga malam menyebabkan Sungai Citanduy dan Cikidang meluap hingga menggenangi empat Kampung di Bojongsoban, Hegarsari, Mekarsari dan Cicalung, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya. Luapan banjir terjadi Jumat (19/6) sekitar pukul 03.00 WIB, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Akibat banjir akses jalan terputus karena air merendam akses jalan dan perumahan dengan ketinggian 60 cm-1,5 meter. Warga setempat, Salim, 62 mengatakan banjir dipicu meluapnya Sungai Citanduy dan Cikidang hingga menggenangi ratusan rumah.
"Banjir sekarang ini merupakan yang kelima kalinya terjadi di awal 2020 dan sekarang lebih besar dibandingkan pada Rabu (10/6). Warga telah mengungsi dan membiarkan barang mereka terendam banjir," kata Salim.
Warga lainnya, Ajay Hajarm 54 mengatakan saat ini ketinggian air di rumahnya mencapai 55 cm. Keluarga dan perabotan rumah berhasil diselamatkan, kecuali pompa air dan sawah yang terendam banjir.
baca juga:
"Saya tidak bisa menyelamatkan barang dan areal persawahan termasuk tanaman palawija mengalami kerusakan. Termasuk kolam baru saja ditebar benih ikan mujaer dan gurame. Dengan kejadian ini kami berharap pemkab dan Pemprov Jabar supaya cepat mengatasi banjir.
Kepala Desa Tanjungsari, Amas mengatakan banjir yang terjadi sekarang ini lebih besar dibandingkan sebelumnya hingga 500 rumah terendam termasuknya areal lahan persawahan seluas 70 hektare. Pihaknya sudah melakukan beberapa langkah untuk mencegah korban jiwa, dengan meminta seluruh warga tetap bertahan di pengungsian. (OL-3)
Abdul Muhari pun mengimbau kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Rusaknya ekosistem hulu DAS Citarum secara signifikan meningkatkan bencana banjir di daerah-daerah di sekitar wilayah Bandung, terutama di Bandung Selatan.
Hingga Rabu, (21/5) para korban banjir Grobogan telah lima hari menginap di pengungsian. Mereka mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) GOR Tanggirejo.
Menko PMK Pratikno menyampaikan pemerintah serius dalam melakukan penanganan banjir Jabodetabek secara terpadu lintas Kementerian dan Lembaga.
Sebagai respons terhadap bencana tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan bagi para korban bencana banjir.
Cuaca ekstrim yang menyebabkan hujan deras hingga banjir tersebut mengakibatkan 768 gardu distribusi terdampak, sehingga terpaksa dipadamkan sementara demi keselamatan warga.
Eksekusi rumah dilakukan di Jalan Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
petugas membawa korban ke kamar jenazah RSUD Dr Soekardjo untuk kepentingan autopsi dan penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Tasikmalaya Kota.
Tidak ada korban jiwa, tapi jalan penghubung antar Kecamatan tertutup materil tanah longsor dan pohon tumbang
Hujan deras yang terjadi ini tidak menyurutkan para peserta bubar dan mereka tetap bertahan.
Pembentangan bendera tersebut, bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Warga Kampung Pajagan, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat membuat lorong merah putih sepanjang 100 meter.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved