Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak bisa menutupi kekecewaannya melihat warga di Pasar Mangkang, Kota Semarang abai terhadap protokol kesehatan virus korona atau covid-19.
Warga memadati pasar. Sampah berserakan. Antarkios pedagang dan warga tidak menjaga jarak, tidak ada sekat antara pedagang dan pembeli, dan banyak warga tidak mengenakan masker di pasar tersebut.
Baca juga: Suap Rekrutmen Pegawai, Staf PDAM Kudus Ditangkap Jaksa
Melihat kondisi itu, Ganjar mencari pengelola pasar dan mendatangi kantor kepala pasar di lantai dua, namun hanya mendapati ruangan yang kosong. "Mana ini pengelola pasarnya, kok tidak ada sama sekali. Masuk kerjanya jam berapa," kata Ganjar kepada seorang pedagang.
"Kepala pasarnya mana? Tolong saya dikasih nomor teleponnya, mau saya telepon sekarang. Enggak bisa ini kayak gini, sampeyan lihat tidak, kondisinya kotor seperti ini, pasar tidak ditata dan berjubel," katanya.
Baca juga: Loncat Pagar, Pasien Positif Covid-19 di Temanggung Kabur
Seorang yang mengaku sebagai juru pungut retribusi pasar datang dan memberikan nomor telepon Kepala Pasar Mangkang kepada Ganjar.
Ganjar lantas menelepon Kepala Pasar Mangkang, namun telepon tidak diangkat.
Ganjar turun dan kembali berkeliling mengecek pasar dan menemukan banyak pembeli dan penjual yang tidak memakai masker serta berdesakan tanpa mengindahkan protokol kesehatan.
"Bapak, ibu, kenapa pasar kemarin ditutup, karena ada yang positif. Ini tidak boleh disepelekan, tolong pakai masker, jaga jarak. Kalau ngeyel, tak tutup lagi lho pasarnya," kata dia.
Baca juga: Soal BLT, Bupati Sorong: Kasih Full, Jangan Dipotong-potong
Dia pun mengaku kecewa melihat pembukaan kembali pasar tidak diikuti dengan penerapan protokol kesehatan. "Pagi ini saja saya ke sini kondisinya masih belum tertata, masih uyel-uyelan begini. Inikan bisa berpotensi terjadi penularan lagi. Apalagi pengelola pasarnya enggak ada sama sekali. Biar saya cari pengelolanya nanti agar ada evaluasi," katanya. (Ant/X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
SEBANYAK 550 foto hasil jepretan Mohammad Guntur Soekarnoputra dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Berlangsung 7 – 13 Juni 2025.
RELAWAN Ganjar Pranowo atau Ganjarist menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 yang dilaksanakan secara serempak
Ganjar mengungkapkan bahwa bantuan dana untuk partai bisa berasal dari berbagai sumber tak hanya terbatas pada APBN.
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menjelaskan tiga fokus utama pada para kader PDIP yang baru terpilih sebagai kepala daerah.
KETUA Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menghadiri sidang Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved