Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Majalengka Karna Sobahi meminta salah satu desa di wilayahnya melakukan karantina mandiri. Alasannya, pasien nomor 7 yang positif Covid-19 pernah berbaur dengan masyarakat desa. Karna mengimbau kepada seluruh warga di Desa Sadomas, Kecamatan Rajagaluh untuk melakukan karantina mandiri.
"Mengingat dari hasil tracing dan tracking, pasien Covid-19 nomor 7 pernah melakukan kontak fisik dengan masyarakat desa saat melakukan isolasi mandiri," kata Karna, Rabu (3/6).
Untuk itu, Karna meminta kepada masyarakat Desa Sadomas untuk melakukan karantina atau lockdown selama 14 hari.
"Secara fisik, sopir memang dalam kondisi baik," ungkap Karna.
Namun Karna mengkhawatirkan terjadinya transmisi lokal yang menyebabkan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Majalengka justru semakin meluas. Jika memang diperlukan, maka gugus tugas Covid-19 Kabupaten Majalengka siap untuk memberikan subsidi kepada masyarakat desa.
Sebelumnya, tim gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Majalengka telah melakukan pemeriksaan tes polymerase chain reaction (PCR) terhadap seorang sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP). Sopir tersebut kemudian diketahui positif terpapar Covid-19. Juru bicara Gugus Tugas Covid-19, Alimudin, menduga Covid-19 yang diderita pasien berasal dari kasus impor atau imported case klaster Jakarta. Ini dikarenakan profesinya sebagai sopir bus jurusan Rajagalah-Cirebon-Jakarta.
Awal mula terkonfirmasi positif, pasien membawa penumpang yang hendak ke Jakarta bersama kondekturnya pada 21 Mei 2020. Tiba di Karawang, khawatir terjaring razia menjelang lebaran, ia memilih putar balik ke Cirebon untuk membuat persyaratan keterangan sehat yang belum dimilikinya. Sopir itu kemudian memeriksakan kesehatannya ke RS Mitra Plumbon Cirebon, dan hasil rapid tesnya reaktif. Sehingga langsung melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 10 hari dengan pemantauan surveilance puskesmas Ragajalauh.
"Rapid tes kedua pada 30 Mei 2020, hasilnya kembali reaktif," ungkap Alimudin.
baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Klaten Bertambah Satu Orang
Selanjutnya Gugus Tugas Covid-19 Majalengka melakukan pemeriksaan tes PCR dan yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini yang bersangkutan sudah diisolasi di RSUD Kabupaten Majalengka. Tim Gugus Tugas Covid-19 Majalengka selanjutnya melakukan pemeriksaan kepada 4 orang yang memiliki kontak erat dengan sopir bus tersebut.
"Sebenarnya pemeriksaan itu untuk 5 orang, istri, dua anak, saudara dan kondektur sopir. Namun kondektur tidak datang dengan alasan yang tidak diketahui walaupun kondektur itu sebenarnya juga tinggal di Kecamatan Rajagaluh," tambahnya. (OL-3)
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Data laporan perkembangan APBN terbaru, total pendapatan regional Jawa Barat tercapai sebesar Rp11,09 triliun atau sekitar 5,88% dari target tahunan.
Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat dan fasilitas umum bagi pemudik, tetapi juga sebagai pusat informasi jalur alternatif dan rawan bencana.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
PENGUATAN sistem karantina merupakan bagian dari pertahanan nonmiliter untuk menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Dengan teknologi yang berkembang pesat, pengembangan sistem informasi dan penggunaan artificial intelligence merupakan hal yang mutlak harus dikembangkan.
Kerja sama biosekuriti yang kuat tidak hanya membantu melindungi masing-masing negara, tetapi juga kesehatan, stabilitas, dan ketahanan seluruh kawasan.
Sistem ini melibatkan koordinasi antara maskapai penerbangan, operator kapal, pengelola pelabuhan, bandara, fasilitas kesehatan, dan dinas kesehatan.
Anak-anak yang menderita ketiga penyakit (mumps, HFMD dan varicella) harus tidak boleh masuk sekolah, harus diam di rumah karantina, isolasi, physical distancing.
KETUM IDI Mohammad Adib Khumaidi mengatakan untuk mencegah perluasan penyakit menular di lingkungan sekolah seperti gondong dan cacar air, karantina dapat dilakukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved