Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEMERINTAH Kabupaten Pulang Pisau siap mendukung rencana pembangunan kawasan Food Estate oleh pemerintah pusat di wilayahnya dan direncanakan menjadi lumbung padi nasional.
"Kita bersyukur dan berterimakasih kepada Pemerintah Pusat atas ditunjuknya Kabupaten Pulang Pisau sebagai daerah pengembangan kawasan Food Estate," kata Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo, Selasa (2/5)
Dia mengatakan Senin (1/6) telah melakukan Rapat Koordinasi Terbatas melalui video confrence dengan Menteri Koordinator Perekonomian dan kementrian terkait, rencana pengembangan food estate di Kabupaten Pulang Pisau, baik penyiapan bahan baku,seperti padi dan lain sebagainya.
"Pemerintah Pusat telah mencanangkan 300 ribu hektar lahan pertanian baru, yakni di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas. Tetapi hasil rapat kemarin hanya Kabupaten Pulang Pisau, dan hasil rapat kemarin selanjutnya akan dilaporkan kepada Presiden," jelas dia.
baca juga: Desa Wonocolo Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau sangat gembira dan bersyukur. Artinya, Kabupaten Pulang Pisau yang merupakan lumbung padi mendapat perhatian dari pemerintah pusat, untuk pengembangan lebih lanjut, diantaranya pengembangan kawasan food estate.
"Atas nama Pemerintah Daerah, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat. Karena hasil karya para petani itu bisa ditindaklanjuti dengan rencana akan dibangunnya industri terpadu dan modern, sehingga beras petani yang tadinya hanya mampu bertahan 1 bulan itu, dengan pengolahan modern mampu bertahan hingga 6 bulan, " ungkapnya.
Hadirnya food estate ini akan tercipta lapangan kerja baru. Artinya, cita-cita untuk mewujudkan Pulang Pisau sebagai kawasan industri itu semakin dapat terwujud. (OL-3)
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Denpasar tersebut merupakan upaya pengendalian inflasi daerah
PRESIDEN Prabowo Subianto mengancam agar tidak ada pihak yang bermain-main dengan kebutuhan pangan. Soal permasalahan beras, ia memperingatkan penggilingan beras skala besar
Blue bites adalah bentuk konkret dari konsep blue food, yaitu pangan yang berasal dari ekosistem perairan, laut, pesisir, sungai, dan danau—seperti ikan, rumput laut, moluska, dan krustasea.Â
EDITORIAL Media Indonesia pada Rabu (16/7) lalu menggambarkan kenyataan pahit mengenai dugaan beras oplosan di Indonesia.
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, mendesak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Food Station bersikap terbuka terkait beras oplosan.
PEMERINTAH Indonesia tengah memacu transformasi ekonomi nasional melalui penguatan sektor pangan dan energi domestik.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian di Jakarta, Kamis malam.
Karoops Polda Kalteng menyampaikan, bahwa kesiapan dalam mengamankan PSU di Kabupaten Barito Utara kali ini dilakukan dengan pengerahan personel pengamanan.
Namun, potensi ini hanya akan optimal jika didukung komitmen bersama dalam pengawasan, peningkatan kepatuhan, dan tata kelola yang transparan.
Kegiatan yang dipadati ribuan warga ini disambut antusias oleh pelaku UMKM yang membuka lapak di sepanjang area bebas kendaraan tersebut.
langkah tegas ini mendapat dukungan luas dari masyarakat dan pelaku usaha yang taat aturan, mengingat kerusakan jalan akibat overtonase sering menyebabkan kerugian ekonomi.
Acara ini menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya yang memukau, sekaligus menjadi sarana hiburan bagi masyarakat.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved