Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Merayakan Ramadan di tengah pandemi covid-19 menyisakan berbagai kisah menarik. Satu di antaranya adalah kisah para penjual takjil di Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur.
Dalam kondisi wabah covid-19, Siti Sara bersama penjual takjil lainnya tetap memberanikan diri berjualan. Mereka berharap masih dapat mengais rejeki Ramadan tahun ini.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu ramai berjualan takjil, pada Ramadan tahun ini, jumlah penjual takjil kali ini berkurang seiring daya beli masyarakat yang menurun.
Baca juga: Umat Islam di Bali Diimbau Lakukan Salat Id di Rumah
Namun demikian, rasa syukur masih dipanjatkan para penjual takjil. Pasalnya mereka masih bisa mengais sedikit rejeki untuk membantu kebutuhan hidup sekaligus merayakan lebaran nanti.
"Ya Ramadan kali ini sangat berbeda karena harus menghadapi wabah covid-19. Kesulitan ekonomi sangat terasa. Tapi kami masih bisa bersyukur karena kami masih bisa berjualan takjil di sini. Artinya masih ada rejeki saat Ramadan ini," kata Siti.
Walaupun sedikit takut dan khawatir saat mau berjualan, sambungnya, tapi mau bagaimana lagi?
"Makanya kami pakai masker dan kami tutup rapat-rapat takjil kami agar makanan kami terlindungi. Yang pasti, kami menjaga kebersihan jualan kami," tegasnya.
Di samping itu, Siti dan penjual lainnya hanya berjualan dari pukul 3 sore hingga pukul 5 sore saja.
Penjual takjil lainnya, Arifudin yang merupakan siswa kelas 2 SMAN 1 Larantuka juga mengakui jika saat ini sangat sepi pembeli.
"Apalagi hujan seperti sekarang. Biasanya ramai pembeli takjil. Pembeli enggan keluar rumah. Keuntungan juga sedikit, tapi disyukuri saja sebab masih bisa membantu orangtua untuk kebutuhan di dalam rumah," tutur Arifudin. (OL-14)
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Di kawasan Nagoya dan Batu Aji, lapak-lapak penjual es buah, kolak, gorengan, hingga aneka kue tradisional tampak berjejer di tepi jalan.
Dokter dan ahli gizi Tan Shot Yen ingatkan takjil bukan ajang makan besar. Cukup air putih dan 3 kurma untuk rehidrasi tubuh saat buka puasa. Cek tips sehatnya di sini.
Hati-hati, kenyang karena takjil berisiko picu kekurangan protein saat puasa. Simak penjelasan ahli gizi Dr. Rita Ramayulis tentang pola makan sehat.
Cek jadwal buka puasa Jakarta 21 Februari 2026 (18.17 WIB). Simak tips sehat agar tidak begah dan tetap bugar selama Ramadan 1447 H.
Momen berburu takjil ini pun kembali menjadi perekat sosial, baik dilakukan bersama keluarga, sahabat, maupun saat sedang menikmati waktu sendiri di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved