Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Polda Kalimantan Tengah sudah melakukan persiapan sejak dini untuk meminimalisir dampak terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan akan terjadi di Kalimantan sekitar Juli hingga September 2020, seiring datangnya musim kemarau.
"Dari informasi Sekjen Kementerian Pertanian untuk kemarau di Kalimantan itu akan masuk di bulan Juli hingga September 2020," kata Kapolda Kalteng Irjen Polisi Dedy Prasetyo kepada sejumlah wartawan di Polda Kalteng, Kamis (20/5).
Ditegaskanya, sejumlah langkah antisipasi sejak dini sudah disiapkan polisi untuk menghadapi karhutla tersebut.
"Saya minta Direktur Kriminal Khusus (Dikrimsus) untuk mengirim surat ke seluruh pemilik perusahaan tambang dan perkebunan kelapa sawit agar mereka memberikan informasi soal kesiapannya seperti berapa personil yang disiapkan kemudian berapa banyak mereka memiliki embung (lobang besar di tanah tempat menyimpan air)," ujarnya.
Selain itu kata mantan Wakapolda Kalteng itu, polisi juga sudah memetakan tempat mana saja di Kalteng yang selalu berulang terjadi karhutala mulai tahun 2015-2016. Kemudiandi Taman Nasional Sebagau di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya nantinya akan menjadi prioritas dan akan gunakan manajemen resort.
"Di sana ada pos yang dibangun oleh Kementerian LHK. Dalam manajemen resort ini nanti da personil lengkap mulai TNI/Polri dan Manggala Agni. Juga disana akan dibuat pos pantau yang akan melakukan patroli secara rutin pada daerah yang dianggap rawan kebakaran," terangnya.
baca juga: 190 TKA di Sumsel Dipulangkan ke Tiongkok
Langkah lain yang dilakukan yaitu pada bulan Mei ini seluruh Babinkamtibmas Babinsa dan lurah akan melakukan kegiatan preventif dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
"Kita menghimbau dan mengajak tokoh-tokoh adat, juga masyarakat yang peduli lingkungan kita libatkan. Selain itu pada bulan Juli bersama Gubernur Kalteng danrem 102 Panju Panjung segera melaksanakan Apel Karhutala," terangnya. (OL-3)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved