Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGRAJIN batu-bata di wilayah Temanggung, Jawa Tengah berinisiatif menurunkan harga batu bata sebesar Rp100 per biji selama pandemik korona berlangsung. Langkah ini diambil agar usaha batu bata lokal tetap hidup dan pengrajin tidak perlu merumahkan karyawan lantaran terus merugi. Dalam kondisi normal, harga batu bata di wilayah Temanggung sekitar Rp600-650 per biji. Sejak pandemik korona, harga batu bata diturunkan menjadi Rp500-550 per biji.
"Selama pandemik korona penjualan batu bata sangat sepi, kami sangat kurang pemasukan. Kasihan para karyawan jika sampai usaha ini bangkrut dan mereka dirumahkan,"ujar Saryo,60, seorang pengrajin batu bata di Kelurahan Madureso, Senin (4/5).
Saryo memiliki dua lokasi pembuatan batu-bata. Yakni di area timur seluas 3000 meter persegi yang ia sewa selama lima tahun dengan harga Rp50 juta. Serta di area barat seluas 6000 meter persegi yang ia sewa seharga Rp30 juta.
"Yang di timur saya baru memulai produksi sebulan ini sebanyak 100 ribu biji, tenaga presnya saya sewa dari luar dan dibayar Rp150 per biji. Baru mulai usaha sudah sepi karena ada wabah korona,"ujar Saryo.
Di lokasi sebelah barat, Saryo sudah menekuni usaha pembuatan batu bata ini selama 40 tahun. Produksinya antara 50-60 ribu batu bata per bulan, tergantung kondisi cuaca. Di lokasi ini ia mempekerjakan delapan orang karyawan.
"Biasanya kalau normal, begitu produksi sudah langsung laku. Tapi belakangan hampir tidak ada pembeli, saya tidak tega kalau harus merumahkan karyawan karena sudah bekerja ikut saya puluhan tahun," katanya.
baca juga: PKM Kota Semarang Berimbas Tekan Covid-19
Ia menambahkan, dalam dua bulan ini ia sempat kebingungan tidak bisa membayar gaji delapan orang karyawannya. Karena itu ia memutuskan menambah pinjaman. Ketika itu ia terpaksa menjual seluruh hasil panen padinya saat masih belum siap panen dari dua hektare sawahnya, demi untuk membayar gaji karyawan dan mengangsur hutangnya di bank.
"Alternatif lain, saya putuskan menurunkan harga jual batu bata agar tetap laku. Sejak usaha batu bata selama 40 tahun, baru kali ini saya merasa berat," keluhnya. (OL-3)
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Citiasia Inc. meresmikan Citiasia Nexus Hub Central Java di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi memperkuat orkestrasi pengembangan smart city di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved