Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hammengku Buwono X mengimbau seluruh warga DIY yang berada di perantauan untuk tidak mudik atau pulang kampung halaman. Menurutnya, tidak bepergian merupakan langksah yang paling rasional dan nyata untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus korona.
"Saya mengimbau kepada seluruh warga Daerah Istimewa Yogyakarta yang masih berada di perantauan untuk tidak mudik atau tidak pulang ke kampung halaman," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X, Selasa (7/4).
"Biaya mudik bisa dialihkan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan dan ekonomi keluarga," kata Sri Sultan.
Di sisi lain, Sri Sultan meminta warga yang baru masuk wilayah DIY dari perantauan atau dari daerah lain diharapkan dapat memahami bahwa mereka secara otomatis berstatus sebagai ODP (Orang Dalam Pemantauan).
"Mohon Anda semua dapat memahami, jika kebijakan ini diterapkan dengan disiplin dan pasti," katanya.
Sri Sultan juga menyatakan terima kasihnya kepada pendatang yang sudah mengerti dan kemudian melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
"Mari kita putus mata rantai penyebaran virus korona," kata Sri Sultan.
Menghadapi pandemi Covid-19 ini, Pemkab Sleman menyediakan anggaran sebesar Rp105 miliar.
"Alokasi terbesar untuk bidang kesehatan," kata Sekda Kabupaten Sleman Harda Kiswaya.
Menurut dia selain anggaran untuk kesehatan, Pemkab Sleman juga menyiapkan pemberian jadup atau jaminan hidup bagi PDP yang terkonfirmasi positif.Jadup, kata Harda, juga diberikan kepada PDP atau ODP yang masuk kriteria miskin atau rentan miskin. Besaran jadup yang diberikan sebesar Rp45.000 per orang per hari selama 14 hari.
Sementara Pemkot Yogyakarta, telah dipersiapkan pengadaan alat rapid test secara mandiri.
"Kami sudah menerima 620 rapid test kit. Namun, rasanya kurang sehingga kami akan melakukan pengadaan secara mandiri," kata Wakil Walikota Heroe Poerwadi Heroe.
baca juga: ODP Covid-19 di Klaten 989 Orang, 1 Positif
Rapid test kit ini nantinya akan dibagikan di rumah sakit milik Pemkot Yogyakarta dan seluruh Puskesmas untuk mengecek kondisi kesehatan petugas kesehatan yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan. Ia mengakui rapid test kit kelengkapan tes cepat itu juga dibutuhkan untuk menguji sampel ODP maupun PDP. Meski masih tetap harus mendapat hasil uji tes laboratorium, tes cepat ini juga sangat diperlukan untuk mendapatkan indikasi secepatnya. (OL-3)
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Nikmati Ramadan di Kotta GO Yogyakarta dengan promo 40 Hours Stay dan paket buka puasa Iftar Nusantara di Piyama Cafe. Hotel & Resto #1 di TripAdvisor!
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
PT KAI catat penjualan tiket kereta Angkutan Lebaran 2026 mencapai 793.681 tiket per 9 Februari 2026.
KAI memastikan persediaan kursi untuk jadwal keberangkatan lainnya masih cukup tersedia.
MANAJER Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novina Saragih, Rabu (4/2) menjelaskan, mulai Selasa (3/2), penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk perjalanan H-1 Lebaran atau 20 Maret sudah dibuka.
Kakorlantas tengah melakukan analisis dan evaluasi (anev) mendalam terhadap pelaksanaan Operasi Lilin 2025 sebagai dasar penyusunan strategi Operasi Ketupat 2026.
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Kesiapan fisik dan mental adalah fondasi utama agar perjalanan mudik berlangsung aman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved