Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Ini Tips Agar Perjalanan Mudik Natal dan Tahun Baru Anda Aman dan Nyaman

Basuki Eka Purnama
25/12/2025 07:42
Ini Tips Agar Perjalanan Mudik Natal dan Tahun Baru Anda Aman dan Nyaman
Ilustrasi--Calon penumpang mengantre di Pelabuhan Sorong Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (22/12/2025).(ANTARA/Olha Mulalinda)

DI Hari Natal dan menjelang Tahun Baru, gelombang arus mudik mulai dipersiapkan oleh para perantau. Mengingat perjalanan jauh membutuhkan stamina ekstra, Dosen Fakultas Kedokteran IPB University dr. Widya Khairunnisa Sarkowi mengimbau masyarakat untuk memberikan perhatian khusus pada kondisi kesehatan sebelum memulai perjalanan.

Dalam keterangannya di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Widya menekankan bahwa kesiapan fisik dan mental adalah fondasi utama agar perjalanan berlangsung aman. Ia mengingatkan agar calon pemudik memastikan tubuh dalam kondisi prima dan mendapatkan waktu tidur yang cukup sebelum berangkat.

"Selama perjalanan, usahakan makan teratur, minum cukup air, dan lakukan peregangan ringan tiap beberapa jam agar tubuh tidak kaku. Tetap patuhi aturan keselamatan sesuai moda transportasi yang digunakan," ujarnya.

Manajemen Obat-obatan dan Perbekalan

Salah satu aspek yang sering terabaikan adalah manajemen obat-obatan. Widya menyarankan pemudik untuk membawa obat-obatan rutin serta obat-obatan umum seperti penurun demam, obat diare, dan obat mabuk perjalanan. Namun, ia memberikan catatan khusus bagi para pengemudi terkait efek samping obat.

MI/HO--Dosen Fakultas Kedokteran IPB University dr. Widya Khairunnisa Sarkowi

"Penggunaan obat untuk mabuk perjalanan perlu diwaspadai karena beberapa jenis dapat menyebabkan kantuk dan berbahaya bagi pengemudi," pesan Widya. 

Selain obat, perbekalan mandiri seperti air minum dan camilan sehat juga sangat dianjurkan untuk menjaga energi selama di jalan.

Kebutuhan Spesifik Tiap Moda Transportasi

Persiapan teknis juga harus disesuaikan dengan moda transportasi yang dipilih. Bagi pengguna mobil atau sepeda motor, pengecekan kondisi kendaraan dan kelengkapan keselamatan seperti sabuk pengaman, helm, hingga jas hujan adalah hal wajib. 

Sementara bagi pengguna transportasi umum seperti kereta, bus, atau pesawat, efisiensi barang bawaan menjadi kunci kenyamanan karena keterbatasan ruang publik.

Memilih Waktu Perjalanan yang Ideal

Terkait waktu keberangkatan, Widya menyarankan pemudik untuk memilih waktu saat tubuh dalam kondisi paling segar, yakni pagi hingga siang hari. Perjalanan malam hari dinilai memiliki risiko lebih tinggi karena faktor kelelahan dan kantuk yang lebih berat.

"Jika harus bepergian malam hari, pastikan cukup istirahat sebelumnya dan lakukan jeda istirahat secara berkala di rest area," tambahnya.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa meski prinsip persiapan perjalanan jarak dekat dan jauh hampir sama, tingkat antisipasinya harus berbeda. 

Perjalanan jarak jauh memiliki risiko keterlambatan dan keterbatasan akses layanan kesehatan yang lebih besar. 

"Semakin lama perjalanan, semakin penting untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan dan kenyamanan," pungkasnya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya