Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHENINGAN menyelimuti Crans-Montana, Swiss, saat ratusan warga berkumpul dalam balutan cuaca dingin yang menusuk, Kamis (1/1) malam waktu setempat.
Sambil membawa bunga dan lilin, mereka memberikan penghormatan terakhir bagi puluhan korban yang tewas dalam kebakaran dahsyat saat perayaan malam Tahun Baru.
Tragedi yang terjadi di Bar Le Constellation itu merenggut sekitar 40 nyawa dan menyebabkan lebih dari 100 orang luka-luka.
Api melalap bangunan yang tengah dipadati pengunjung tersebut pada pukul 01.30 dini hari waktu setempat.
Dalam aksi solidaritas tersebut, para pelayat berdiri mematung memandang lokasi kejadian. Suasana terasa sangat emosional, hanya bisikan doa yang sesekali memecah keheningan di tengah isak tangis yang tertahan.
"Saya tidak berada di sana, tetapi banyak teman dan kerabat saya yang menjadi korban. Sekitar 10 orang meninggal dan lainnya di rumah sakit," ujar seorang pemuda bernama Orosstevic dikutip dari AFP.
Kesaksian memilukan juga datang dari Mathys, warga lokal yang kerap menghabiskan akhir pekan di bar tersebut. Ia mengaku beruntung karena absen saat kejadian, namun trauma tetap membekas saat ia melihat kondisi lokasi pasca-kebakaran.
"Kami mengira itu hanya kebakaran kecil, tetapi saat tiba di sana, kondisinya seperti perang. Itu adalah apokalips, sangat mengerikan," tuturnya.
Hal senada dirasakan Paulo Martins, warga Prancis yang telah lama menetap di wilayah tersebut. Anaknya hampir saja berada di dalam bar jika tidak membatalkan niatnya di menit terakhir.
Meski selamat, sang anak tetap mengalami syok berat, terlebih salah satu temannya kini harus dilarikan ke Jerman dengan luka bakar mencapai 30 persen.
Di tengah kerlip lampu Natal yang masih menghiasi kota, suasana duka begitu kontras terasa. Sejumlah bar memilih tutup sebagai bentuk penghormatan. Sebelumnya, misa khusus juga digelar di Gereja Montana-Station untuk mendoakan para korban.
"Banyak orang hadir, suasananya sangat khidmat. Ada pesan indah tentang harapan. Setidaknya, biarlah kami tetap memiliki harapan itu," ungkap Jean-Claude, salah satu jemaat gereja.
Kesedihan mendalam juga terpancar dari wajah Veronica, seorang warga lanjut usia yang telah tinggal di Crans-Montana selama 40 tahun. Sambil menyeka air mata, ia merangkum duka kolektif kota tersebut dengan singkat.
"Rasa sakit yang dialami orang lain adalah rasa sakit kita semua," sebutnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih berjaga di sekitar lokasi yang ditutup layar putih, sementara warga terus berdatangan meletakkan lilin-lilin di atas tanah yang membeku. (I-3)
Pengacara keluarga Cyane Panine mengungkap fakta baru terkait kebakaran maut di Bar Le Constellation, Swiss. Pemilik dituduh lalai hingga tewaskan 40 orang.
Tim Polandia resmi menjadi juara United Cup 2026 setelah mengalahkan Swiss 2-1 di final. Iga Swiatek dan Hubert Hurkacz catat sejarah baru.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Petugas Damkar Jakarta Utara padamkan kebakaran bak air PAM Jaya di Pluit akibat pengelasan filter air. Api berhasil dikendalikan dalam 30 menit.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved