Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Menag: Nataru Jadi Momentum Solidaritas Kebangsaan bagi Korban Bencana

Ficky Ramadhan
30/12/2025 12:15
Menag: Nataru Jadi Momentum Solidaritas Kebangsaan bagi Korban Bencana
Warga antre untuk mengambil makan pagi di dapur umum bencana hidrometeorologi, Desa Raya Dagang, Peusangan, Bireuen, Aceh(ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan solidaritas dan empati kebangsaan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat.

Menurut Menag, suasana Natal tahun ini tidak dapat dipisahkan dari rasa keprihatinan nasional atas musibah yang menimpa sejumlah wilayah di Tanah Air. Karena itu, doa dan kepedulian menjadi pesan utama dalam setiap perayaan Natal yang diikutinya.

"Suasana Natal dan Tahun Baru kali ini kita lakukan dalam suasana penuh keprihatinan sekaligus untuk membuktikan kepada semua orang kita yang terdampak di Aceh Sumatra Utara dan Sumatra Barat," kata Menag kepada wartawan, Senin (29/12).

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini menegaskan bahwa para korban bencana tidak sendirian menghadapi cobaan tersebut.

"Kalian tidak sendiri, kami semuanya sesama keluarga bangsa ikut bersama kalian," ujarnya.

Menag menambahkan, sepanjang rangkaian perayaan Natal tahun ini, doa khusus untuk para korban bencana selalu dipanjatkan. Ia menyebut tidak ada satu pun perayaan Natal yang dilewati tanpa menyertakan doa bagi masyarakat terdampak.

"Tiada Natal tahun ini tanpa doa kepada Anda semuanya. Beberapa kali kami mengikuti Natal mulai dari Sorong Papua, di Sulawesi kemarin, tiada Natal tanpa doa terhadap Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat," ucapnya.

Lebih lanjut, Menag juga menekankan bahwa solidaritas tersebut tidak berhenti pada doa semata. Di berbagai daerah, umat juga menggalang bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana.

"Benar-benar sangat mengharukan. Di Sorong, Papua, mereka semuanya disamping berdoa juga mengumpulkan bantuan untuk seluruh seluruh rakyat yang ada di ujung barat Indonesia," jelasnya. (Fik/M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya