Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
JALAN tol Palembang-Kayu Agung sepanjang 33 kilometer bakal mulai beroperasi pada Rabu (1/4). Kali ini, operasional ruas tol itu dilaksanakan tanpa ada seremoni peresmian.
"Kita memang tidak ada peresmian. Langsung beroperasional mulai buka pada Rabu (1/4) pukul 07.00 WIB. Kita buka untuk umum dengan standar operasional tapi belum bertarif," kata Deputi Pembangunan Jalan Tol Palembang-Kayu Agung PT Sriwijaya Waskita Tol Yusuf Ar Rosadi, Selasa (31/3).
Pihaknya belum menentukan sampai kapan pembebasan tarif karena masih menunggu keputusan tarif dari Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan. Namun diprediksi pembebasan tarif selama dua minggu hingga satu bulan ke depan.
"Bebas tarif tol sampai keputusan tarif dari kementerian keluar. Bisa dua minggu hingga satu bulan ke depan," kata dia.
Baca juga: Lima Pasien Covid-19 di Jawa Tengah Sembuh
Ia mengatakan, untuk kontruksi memang sudah 100% untuk ruas dari Palembang ke Kayuagung. Namun khusus akses Jejawi masih dalam pengerjaan.
"Mainroad kita sudah 100%. Kita sudah pasang imbauan dan peringatan berupa spanduk dan papan informasi di sepanjang ruas tol. Imbauan berupa pengaturan kecepatan dan sebagainya. Marka jalan juga sudah terpasang sesuai standar. Untuk lampu penerangan jalan kita tempatkan di sejumlah interchange. Untuk di sepanjang main road kita pasang mata kucing untuk penunjuk jalan," kata dia.
Jam operasional tol selama 24 jam. Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna tol, pihaknya pun menempatkan petugas di sejumlah titik bekerja sama dengan kepolisian, TNI, dan petugas jalan tol.
"Pintu masuk dan keluar tol di Palembang berada di Jakabaring. Dan nantinya akan terhubung ke Kayu Agung dan Lampung," kata Yusuf.
Dengan jalan tol ini, perjalanan dari Palembang ke Kayu Agung bisa ditempuh selama 20 menit dengan kecepatan minimal 60 km per jam. "Jika mau ke Lampung bisa lebih cepat karena hanya memakan waktu sekitar 3 jam," tandasnya. (X-15)
Di balik skema mega strategis ini, hambatan di lapangan tidak bisa diabaikan. Salah satu tantangan utama adalah pengadaan lahan, yang membutuhkan lebih dari 35.000 hektare.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyitaan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di sekitar Jalan Tol Trans Sumatra (JTSS).
Salah satu di antara mereka yakni mantan Direktur Utama PT Hutama Karya Realitindo Koentjoro dan eks Direktur PT STJ Setya Shri Laksana.
Volume lalu lintas (VLL) mencapai 125.839 kendaraan pada Senin (30/12) atau meningkat 38,50% dari VLL normal.
Tol Lubuk Linggau - Curup - Bengkulu Seksi Bengkulu - Taba Penanjung telah 2 tahun beroperasi.
Proyek Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Rengat-Pekanbaru seksi Lingkar Pekanbaru sepanjang 30,57 kmditargetkan rampung pada tahun 2026.
PROYEK pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Betung (Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 2B (STA 97+600-STA 116+000) ditargetkan rampung pada 30 September.
LAHAN seluas sekitar 320.000 meter persegi milik Keraton Yogyakarta disewakan dengan skema jangka panjang untuk proyek jalan tol.
Diproyeksikan UMKM di Rest Area Heritage Banjaratma Km 260 B Tol Pejagan-Pemalang ini, dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Ruas tol Kutepat yang juga merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) akan memangkas waktu tempuh dari Medan menuju Danau Toba yang semula enam jam menjadi hanya dua jam.
SELAMA dua hari libur panjang dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1447 H, yaitu hari Kamis (26/6) hingga Jumat (27/6), Jasamarga mencatat peningkatan volume lalu lintas (lalin)
Robert Rouw menilai keberadaan jalan tol di Riau, khususnya Tol Pekanbaru–Dumai dan Tol Pekanbaru–Bangkinang, telah membuka akses baru dan mempercepat mobilitas masyarakat maupun logistik.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved