Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor kembali mengkampanyekan dan mengajak semua pihak untuk memerangi peredaran narkoba di wilayah tersebut. Polda Kalsel berhasil meringkus jaringan narkoba lintas negara dengan barang bukti narkoba jenis sabu 22,7 kilogram.
"Narkoba ini merupakan ancaman dan musuh kita bersama karena dapat merusak generasi muda. Mari kita semua perang dan membumi hanguskan penyalahgunaan narkoba di daerah kita," tegas Gubernur Kalsel, usai memimpin pemusnahan barang bukti hasil kejahatan narkoba di halaman markas Polda Kalsel, Rabu (11/3).
Sahbirin juga mengapresiasi keberhasilan jajaran Polda Kalsel karena telah berhasil menangkap pelaku kejahatan narkoba jaringan lintas negara dengan barang bukti narkoba jenis sabu dengan total 22,7 kg.
"Ini bukan barang yang sedikit dan dampaknya ribuan warga bisa menjadi terpapar apabila narkoba sebanyak itu sampai beredar di masyarakat," ujarnya.
Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, menambahkan pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba dengan melacak setiap pergerakan para sindikat narkoba di Kalsel. Peredaran narkoba di Kalsel merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia dan daerah ini menjadi target peredaran narkoba baik jaringan lintas daerah bahkan mancanegara.
baca juga: Kasus Kematian DBD di NTT Tembus 37 Orang
"Seperti komitmen kita bersama Gubernur bahwa kita harus menumpas habis dan membumihanguskan narkoba dan menindak para sindika barang haram tersebut sampai ke akarnya. Semoga hukuman yang berat akan memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan narkoba," ujarnya.
Pengungkapan 22,7 kilogram sabu ini merupakan pengembangan kasus dari Operasi Antik Intan 2020 Jaringan LP Teluk Dalam Banjarmasin yang sebelumnya berhasil menangkap tiga orang tersangka. Tersangka merupakan kelompok jaringan internasional narkoba berasal dari Malaysia dan didistribusikan melalui Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat dengan tujuan peredaran Kalimantan Selatan. (OL-3)
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved