Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU warga meninggal tertimbun longsor dan ratusan rumah terendam di Kabupaten Solok serta Kota Solok, Sumatra Barat setelah wilayah itu terjadi hujan deras, Selasa (18/2).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Armen mengatakan, longsor yang terjadi di IX Koto Sungai Lasi, menyebabkan Hendri, 38, meninggal akibat tertimbun material longsor.
''Jenazahnya sudah ditemukan dan dievakuasi,'' kata Armen.
Untuk menyingkirkan material longsor, ungkapnya, dikerahkan satu alat berat. Di samping itu, longsor yang terjadi di jalan lintas Sumatra itu, juga menutup arus lalu lintas kedua arah, karena material longsor menutupi badan jalan.
Sementara banjir menggenangi kawasan Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi akibat meluapnya sungai Batang Lembang. Saat bersamaan, sebanyak 13 kelurahan di Kota Solok juga tergenang banjir. Sebagian akibat meluapnya sungai Batang Lembang dan Batang Gawan, yang juga melintasi Kota Solok, selain drainase yang bermasalah.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo merinci adapun data kelurahan terdampak meliputi Kelurahan KTK, Kelurahan IX Korong, Kelurahan IV Suku, Kelurahan Simp Rumbio, Kelurahan Sinapa, Kelurahan Aro IV Korong dan Kelurahan Tanah Garam di Kecamatan Lubuk Sikarah.
"Kemudian Kelurahan Nan Balimo, Kelurahan PPA, Kelurahan Tanjung Paku, Kelurahan Laiang, Kelurahan Kampung Jawa dan Kelurahan Koto Panjang di Kecamatan Tanjung Harapan," kata Agus Wibowo.
Ia menyebut dari data yang berhasil dihimpun oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Solok, sebanyak 320 KK/1251 jiwa terdampak banjir tersebut.
BPBD Kota Solok bersama tim gabungan pun telah melakukan evakuasi dan pendataan lebih lanjut guna menghitung kerugian dan data lain yang diperlukan.
"Sementara ini kebutuhan yang mendesak meliputi kebutuhan alat pembersih, makanan siap saji dan matras," pungkasnya. (OL-2)
Sebanyak 35 rumah rusak berat serta tertimbun akibat tanah longsor yang terjadi pada November 2025.
BENCANA longsor yang melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November sekitar pukul 11.00 WIB menyisakan duka mendala.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
bencana tanah longsor di Watukumpul, Kabupaten Pemalang menimpa rumah warga, menutup ruas jalan dan mengakibatkan satu orang tewas
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2).
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG menyampaikan prakiraan cuaca di Jakarta akan ujan hari ini, Senin 16 Februari 2026 siang hingga sore hari.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved