Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA penambang pasir timah ilegal di daerah aliran sungai (DAS) dan perairan semakin menggila melakukan pengrusakan lingkungan di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Hal ini tentu saja menjadi ancaman bencana bagi masyarakat.
Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Fadillah Sobri mengatakan kerusakan DAS di Babel ini menjadi ancaman bagi masyarakat. Pasalnya akan mempercepat terjadinya bencana saat musim hujan.
"Setiap tahun sekitar 1-2 persen DAS kita bertambah rusak, hal ini tentu saja menjadi ancaman datangnya banjir saat hujan," kata Fadillah. Selasa (14/1).
Hal itu menurutnya disebabkan, sungai-sungai yang ada di Babel ini sudah tidak mampu menahan debit air hujan, lantaran sungai tertutup sedementasi limbah tambang, selain itu, banyak aliran sungai yang sudah terputus.
"Ketika DAS ini rusak, otomatis sudah tidak mampu menampung air, terlebih terjadi pendangkalan akibat sedimentasi tambang air pun akan
meluap dan bisa kemungkinan mengakibatkan banjir," ujarnya.
Ia mengaku para penambang pasir timah ilegal ini seakan tidak takut melakukan aktivitas tambang, mereka secara terang-terangan."hampir
diseluruh sungai kita dan perairan kita jumpai tambang-tambang timah ilegal itu, mereka seakan tidak takut, padahal mereka sudah tahu
dilarang untuk menambang," sesalnya.
Ia pun sangat berharap, Pemerintah Provinsi Babel pihak kepolisian se-Babel bergerak cepat menindak seluruh aktivitas tambang ilegal,
sebelum semuanya terlambat. ''Harus sapu bersih tambang ilegal, jangan di tunggu ketika bencana itu datang dan menyebabkan penderitaan bagi masyarakat," tegasnya.
Sementara. Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan mengatakan, pihaknya melalui Satpol PP sudah kerap melakukan penertiban tambang ilegal di aliran sungai dan pesisir.
Namun menurut Erzaldi, para penambang pasir timah ilegal ini terus membandel dan melakukan aktivitas tambanganya.
"Jelas lah merusak, apalagi di Aliran Sungai, kita sudah melakukan penertiban, tapi penambang ini terus membandel. Bayangkan saja, setia kita tindak pagi, Penambang kerja siang, tertib siang, bekerja sore dan bahkan tertib sore mereka kerja malam, jadi mereka kucing-kucingan terus," ujar Erzaldi. (OL-11)
Di luar sanksi hukum, WALHI Sumut menekankan pentingnya agenda pemulihan ekosistem yang terencana, terukur, dan melibatkan masyarakat terdampak.
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Baterai kertas umumnya menggunakan substrat berbasis selulosa, yakni kertas, sebagai struktur utama yang digabung dengan material elektroda dan elektrolit yang aman serta mudah terurai.
Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini menegaskan bahwa upaya penurunan emisi gas rumah kaca dapat dimulai dari langkah yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Peserta diajak meningkatkan kesadaran untuk menjaga kelestarian Bumi dari ancaman seperti polusi, perubahan iklim, dan menurunnya kualitas sumber daya alam.
Aktivitas mereka dikhawatirkan akan merusak alam dan berdampak pada lingkungan sekitar
Hakim pun terus bertanya alasan mengapa dengan adanya instruksi pengamanan tersebut, penambang liar di wilayah IUP PT Timah tetap tak bisa dikendalikan hingga saat ini.
Kapolres Bolsel, AKBP Indra Wahyu Majid menjelaskan bahwa pihaknya mengutamakan pendekatan humanis dalam penertiban ini
Pemberian izin tambang kepada organisasi masyarakat (Ormas) keagamaan dapat memicu kerusakan lingkungan.
Jalanan di depan sekolah rusak dan berdebu, serta mengganggu proses belajar mengajar.
PERTAMBANGAN pasir timah ilegal di kawasan Pantai Cemara, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), kian masif bermunculan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved