Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DESA Panji Anom, Kabupaten Buleleng (Bali Utara), dan Desa Abiansemal, Kabupaten Badung (Bali Selatan) bersama SW Indonesia dengan komunitas lokal Bali Youth Movement menjawab dua tantangan besar di masyarakat. Tantangan itu ialah akses pendidikan yang merata dan kesadaran lingkungan berkelanjutan.
Program ini berkontribusi selaras dengan pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim. Fokus utama program dimulai dari Rumah Edukasi Sekar Panji, Kabupaten Buleleng.
Rumah belajar komunitas ini berdiri berkat dedikasi Nyoman Dini Andiani, Ph.D., dosen dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), yang memadukan keilmuan dan cinta pada tanah kelahiran. SW Indonesia mendonasikan meja belajar, alat tulis, dan buku-buku literasi untuk mendukung proses belajar anak-anak desa
yang selama ini belajar secara sukarela di ruang terbuka dan seadanya.
"Kami sangat bersyukur atas dukungan SW Indonesia. Meja belajar ini sudah kami impikan sejak lama, dan baru kali ini menjadi nyata. Dengan fasilitas ini, anak-anak kini lebih nyaman belajar dan lebih percaya diri," ungkap Nyoman Dini, pendiri Rumah Edukasi Sekar Panji.
Selama ini, pembangunan di Bali cenderung berpusat di wilayah selatan seperti Denpasar, Badung, dan Gianyar. Padahal, Bali Utara menyimpan potensi sumber daya manusia, budaya, dan lingkungan yang luar biasa. Dengan menyasar desa di Kabupaten Buleleng, SW Indonesia ikut mendorong pemerataan pembangunan, memperkuat akses pendidikan, dan membuka cakrawala baru bagi anak-anak yang tinggal jauh dari pusat wisata dan ekonomi.
Masih di area Buleleng, tim mengunjungi TPS3R Bhuana Utama Berseri, fasilitas pengelolaan sampah terpadu. Di sini, edukasi lingkungan ditanamkan melalui praktik langsung pengelolaan sampah berbasis 3R: Reduce, Reuse, Recycle. Anak-anak dan pemuda setempat diajak untuk melihat bahwa sampah bukanlah akhir, melainkan awal dari solusi kreatif.
Setelah dari Buleleng, tim bergerak ke Desa Abiansemal mengunjungi Get Plastic Learning Center menjadi titik refleksi tentang masa depan lingkungan dan energi. Di tempat ini, plastik tak lagi hanya limbah, tetapi diubah menjadi bahan bakar alternatif, sementara residu plastik didaur ulang menjadi produk ekonomi kreatif.
Sebuah laboratorium hidup tentang ekonomi sirkular dan ketahanan iklim. "Astungkara, semoga kontribusi kecil kami membawa manfaat besar. Kami akan terus hadir, dari desa ke desa, untuk Indonesia yang cerdas dan lestari," ujar Michell Suharli, CEO SW Indonesia, dalam keterangannya, Rabu (16/7). (I-2)
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
Asprindo menyiapkan proyek kedua Kampung Industri sektor pertanian di Sukoharjo, dimulai dari Desa Melur dengan pengembangan beras organik untuk dorong ekonomi lokal dan swasembada pangan.
Pemilihan Kabupaten Tuban didasari oleh karakteristik wilayah pesisir utara Jawa yang memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pertanian dan perikanan.
pemberdayaan desa melalui empat pilar pembangunan berkelanjutan, melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan program Desa Sejahtera
Antusiasme kepala daerah dalam pembentukan Posbankum sangat tinggi.
Pemkab Bekasi mengeklaim telah melakukan pengawasan ketat, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses pengolahan di dapur SPPG.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved