Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH 18 bulan warga pesisir Pulau Natuna merasakan turunnya hasil laut. Selain karena serbuan kapal nelayan asing seperti dari Tiongkok yang dikawal coast guard, beban mereka bertambah berat karena listrik hanya menyala 14 jam setiap hari.
Warga Natuna mulai menikmati akses listrik pada Agustus 2018. Namun, akses tersebut sangat terbatas baik cakupan wilayah maupun durasinya. Di Pulau Tiga, misalnya, listrik menyala mulai pukul 17.00 hingga 07.00 WIB. Selebihnya, padam.
Warga Pulau Tiga, Dedek Ardiansyah, mengatakan masyarakat yang umumnya berprofesi sebagai nelayan masih butuh perhatian dari pemerintah agar bisa menikmati listrik penuh sehari semalam.
"Karena untuk produksi es rumahan dan industri rumah tangga, seperti pembuatan abon ikan, kerupuk ikan, dan kerupuk cumi," ucap Dedek di Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, kemarin.

ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki
Ilustrasi-Petugas PLN memeriksa jaringan untuk memulihkan suplai listrik.
Penduduk Pulau Tiga berjumlah 2.032 orang. Mereka mendiami empat desa. Setiap enam hari, pelaku usaha kecil menyetorkan produk mereka ke pengepul dan mendapat Rp1 juta hingga Rp4 juta. Namun, akibat listrik yang hanya beroperasi 14 jam, keuntungan menurun menjadi Rp400 ribu hingga Rp1 juta.
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan pihaknya sudah berulang kali mengirim surat ke PT PLN terkait dengan kondisi listrik di Pulau Tiga tersebut. Namun. hingga kini belum ada solusi.
Dari Bandung, Jawa Barat, anggota Komisi I DPR dari Partai NasDem, M Farhan, mendukung penuh upaya memperkuat persenjataan dan wewenang Badan Keamanan Laut (Bakamla) untuk menindak kapal-kapal asing yang merangsek ke perairan Indonesia.
Menurutnya, aktivitas kapal asing di kawasan Natuna lebih banyak jika dibandingkan dengan kapal nelayan Indonesia. Bahkan, salah satu media asing sempat menyebutkan perbandingan jumlah kapal nelayan Vietnam dengan Indonesia ialah 150 berbanding 1. (Iam/BY/X-8)
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero memastikan kesiapan sistem kelistrikan di Bali menjelang dua momen besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.
Pemerintah pastikan pasokan listrik Sulawesi aman jelang Lebaran 2026. Tersedia cadangan daya 567 MW dan 69 SPKLU untuk kenyamanan mudik Lebaran 2026.
JELANG arus mudik dan Lebaran, PT PLN Jawa Barat menyiagakan 4.993 personel guna menjaga keandalan pasokan listrik. Selain itu, kesiapan peralatan pendukung juga dikerahkan.
ULP Siantar Kota melayani sistem kelistrikan dan pelayanan pelanggan seputaran Kota Pematangsiantar dan sebagian wilayah Kabupaten Simalungun.
IESR-Kemenko Perekonomian Luncurkan Kajian Implementasi Program PLTS 100 GW
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Layanan Tol Laut di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dinilai belum mampu menjawab kebutuhan logistik daerah secara optimal,
JAGUNG pipil yang dikembangkan kelompok tani di Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, menjadi harapan baru bagi petani lokal di Kabupaten Natuna.
Pelni juga menyampaikan adanya penyesuaian operasional berupa omisi atau peniadaan singgah di dua pelabuhan, yakni Kumai dan Semarang, selama periode padat angkutan Nataru.
Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Natuna resmi ditutup dengan Lomba Gasing Tradisional yang berlangsung meriah di Lapangan Olahraga Tugu Gasing.
SEORANG warga bernama Suhardiman dilaporkan hilang saat memancing di perairan Pulau Kerdau, Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Natuna. Hingga Sabtu (30/8), korban belum juga ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved