Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG tahanan Kepolisian Resor (Polres) Manggarai, Nusa Tenggara Timur, ditemukan tewas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ruteng pada Minggu (15/12). Tahanan bernama Yohanes Mahe itu ditemukan tewas bunuh diri pada selasar bengkel milik Rutan tersebut.
Kepala Rutan Kelas IIB Ruteng, Gatot Harisaputro, Minggu, mengatakan, semua warga binaan yang beragama Katolik mengikuti kegiatan rohani yakni misa di kapela yang terletak di dalam Rutan tersebut.
Menurut petugas, Yohanes awalnya mengikuti misa bersama warga binaan lainnya. Namun, tak diketahui kapan ia meninggalkan rekan-rekannya yang sedang berdoa. Tiba-tiba usai misa rekan-rekannya mendapati Yohanes sudah tak bernyawa.
"Kejadian itu kira-kira jam 8 pagi. Pas saat warga binaan sedang mengikuti misa. Setelah misa kami mendapatkan informasi ada yang bunuh diri. Kemudian kami amankan TKP dan berkoordinasi dengan polisi," ujar Gatot.
Ia menjelaskan, Yohanes merupakan tahanan titipan Polres Manggarai. Masa titipan berlangsung mulai 1 November 2019 sampai 1 Januari 2020. Pria 25 tahun itu merupakan tahanan kasus pembunuhan terhadap Veronika Alus di Dusun Lagur, Desa Bulan, Kecamatan Ruteng, Manggarai, pada Jumat, 1 November 2019 lalu.
Baca juga: Bentoel Group Beri Pelatihan kepada 50 Pelaku UMKM
Gatot menambahkan, sejak awal penahanan, Yohanes mengalami depresi. Ia bahkan sempat melakukan upaya bunuh diri. Karena itu, Yohanes sempat dikarantina lalu ditempatkan pada ruangan yang mudah dipantau petugas.
Namun, ketika ditanya apakah kejadian bunuh diri pada Minggu pagi itu disebabkan karena Yohanes luput dari pantauan petugas, Gatot membantah.
"Bukan pak. Bukan karena tidak dipantau," ujarnya.
Meski membantah, Gatot akhirnya mengakui Yohanes tak terpantau karena jumlah petugas jaga dengan jumlah warga binaan tak sebanding.
"Kita di sini ada 196 orang (warga binaan). Yang jaga hanya dua orang (petugas)," ujarnya.
Usai dievakuasi, jenazah Yohanes langsung dibawa petugas Polres Manggarai ke RSUD Ben Mboi Ruteng. Dokter Viktoriani Mandar yang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, Yohanes menunggal karena bunuh diri.
Usai diperiksa, jenazah korban diamankan di kamar jenazah RSUD Ben Mboi Ruteng. Sementara petugas Polres Manggarai masih berjaga-jaga sambil menunggu kedatangan pihak keluarga untuk mengambil jenazah agar bisa dimakamkan. (OL-1)
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
DIREKTORAT Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memindahkan sebanyak 2.189 warga binaan kategori risiko tinggi (high risk) ke Lapas Nusakambangan
PEMERINTAH Indonesia dan Pemerintah Inggris resmi menandatangani Practical Arrangement terkait pemindahan dua narapidana berkewarganegaraan Inggris (Transfer of Sentenced Persons/TSP)
Bentrokan antar geng di penjara Esmeraldas, Ekuador, menewaskan sedikitnya 17 narapidana.
MOMEN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI menjadi kabar gembira bagi ribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang ada di Kalimantan Tengah.
Narapidana tersebut berasal dari empat lapas di Lampung, yakni Lapas Narkotika Bandar Lampung, Lapas Kotabumi, Lapas Gunung Sugih, dan Lapas Bandar Lampung.
SEORANG narapidana atas nama Henderikus Yoseph Seran Bin Anderias Seran dilaporkan melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved