Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERATOR alat produksi tambang pasir di Kampung Awi Larangan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan hilang tertimbun longsoran tanah setinggi 20 meter saat sedang bekerja.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut berawal ketika lima orang, termasuk korban bernama Saeful, 40, sedang menjalankan tugas di dekat tanggul penahan di lokasi tambang pasir milik PT Triadi.
"Tiba-tiba tanggul penahan di atas tambang pasir longsor dan menimpa alat berat serta satu orang pegawai yang bertugas sebagai operator pengatur gas mesin pinton, terseret dan tertimbun," kata Kepala Desa Cikahuripan, Irwan Kustiawan, saat dihubungi di Cianjur, Senin (2/12).
Diduga, operator tersebut tidak sempat menghindar ketika terjadi musibah itu karena bekerja membelakangi tanggul, sedangkan empat orang lainnya berhasil menyelamatkan diri saat melihat longsoran tanah dan batu dengan cepat menyapu bagian tambang.
"Korban beserta alat berat terseret ke bagian bawah tambang yang memiliki kolam air sedalam 20 meter dan tertimbun. Mendapati hal tersebut, pekerja yang selamat bersama warga melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Warungkondang," katanya.
Baca juga: Pergerakan Tanah Ancam 146 Rumah di Tasikmalaya
Petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, untuk mencari jasad korban. Tim gabungan dari BPBD Cianjur dan Polres Cianjur, langsung melakukan pencarian.
"Saat ini, proses pencarian korban masih berjalan, petugas mengalami kendala karena genangan air yang cukup tinggi, ditambah lumpur di dasar galian. Sehingga pencarian akan menggunakan alat penyedot air," kata Kapolsek Warungkondang AKP Gito.
Ia menjelaskan korban yang dilaporkan hilang tertimbun longsoran atas nama Saeful alias Epul, warga Kampung Cimanggu, Desa Titisan, Kecamatan Cimangkok, Sukabumi. Ia sudah lama bekerja di tambang pasir tersebut.
"Pencarian akan dilakukan menggunakan alat penyedot air karena dasar kolam cukup dalam ditambah alat berat yang jatuh di tempat yang sama. Harapan kami jasad korban segera ditemukan," katanya. (Ant/OL-1)
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved