Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK ada yang salah dengan pembangunan tol. Keyakinan itu dilontarkan Gubernur Riau Syamsuar, kemarin.
"Tol Pekanbaru-Dumai disambut baik oleh asosiasi pengusaha dan seluruh pemangku kepentingan karena akan berdampak pada pergerakan ekonomi dan mempermudah arus perdagangan," tambahnya.
Pemerintah Provinsi Riau sangat mendukung proses pembangunan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer. Saat ini, ruas terbangun mencapai 87,5 km.
Syamsuar menambahkan, keberadaan ruas yang masuk jaringan Tol Sumatra itu akan menjadikan Kota Dumai sebagai pintu masuk bagi 48% pedagang dunia melalui Selat Malaka. "Tol ini akan berperan penting pada pertumbuhan ekonomi di Riau, membuat hubungan ekonomi Sumatra-ASEAN semakin mudah."
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya Muhammad Fauzan mengaku setelah tol Pekanbaru-Dumai beroperasi, Hutama Karya akan mengembangkan kawasan industri, residensial, pariwisata, dan mix-use area. "Hadirnya tol Pekanbaru-Dumai juga akan membuka lapangan kerja dan konektivitas baru."
Di Sulawesi Selatan, pembangunan tol layang Andi Pangerang Pettarani ditargetkan rampung Juni 2020. Proyek sepanjang 4,3 kilometer ini akan menjadi tol layang pertama di luar Jawa. "Kehadirannya juga akan menambah estetika. Ini bukan sekadar tol biasa," ungkap Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb.
Sebelumnya, Projects Manager PT Wijaya Karya Beton Tbk Didi Rustadi mengatakan tol layang dikerjakan sejak 2 April 2018. "Ada penambahan pekerjaan pemindahan pipa PDAM sehingga pekerjaan mengalami keterlambatan dari target seharusnya tuntas pada Februari 2020."
Di sisi lain, PT Angkasa Pura II menyatakan terminal baru Bandara Internasional Minangkabau di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, siap dibuka pada Februari 2020. Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 60%. Terminal baru ini akan mampu menampung 5,7 juta penumpang per tahun. (RK/LN/YH/AT/PO/N-3)
Pemudik Jambi–Palembang via Bayung Lencir dialihkan ke Lintas Tengah (Sarolangun–Lubuk Linggau) mulai 16 Maret 2026. Simak rute alternatif mudik Lebaran 2026 dan kondisi Tol Betejam.
PENINGKATAN trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) terus terjadi seiring berlangsungnya pergerakan Mudik Lebaran 2026
PT Hutama Karya menggelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2026 sebagai langkah memperkuat kesiapan operasional dan layanan di Trans Sumatra.
SECARA kumulatif, total trafik harian pada ruas tol Trans Sumatra yang telah beroperasi mencapai 120.757 kendaraan, atau meningkat 28,78% pada libur Isra Mikraj dibandingkan trafik normal.
MENGANTISIPASI lonjakan arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) rest area di Tol Trans Sumatra beroperasi 24 jam penuh.
Di balik skema mega strategis ini, hambatan di lapangan tidak bisa diabaikan. Salah satu tantangan utama adalah pengadaan lahan, yang membutuhkan lebih dari 35.000 hektare.
PT Jasa Marga menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk rute menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved