Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL Motor (KM) Mega Buana 3 milik nelayan Bangka dikabarkan ditabrak kapal tangker. Satu dari emat Anak Buah Kapal (ABK) belum ditemukan. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/11) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan kabar tersebut didapati Group WA Pusdalops BPBD melalui Facebook Lurah Matras Bangka.
Berdasarkan informasi tersebut, diperkirakan kecelakaan laut itu terjadi di perairan luar utara Bangka berjarak 40,48 mil.
"Jaraknya cukup jauh makanya untuk melakukan penyisiran tidak bisa menggunakan kapal kecil, karena saat ini angin barat, setidaknya harus menggunakan kapal AL atau Polair," ujarnya.
Baca juga: Satu Nelayan Hilang dari Tenggelamnya Kapal di Lhokseumawe
Untuk itu, pihaknya masih terus berkoordinasi ke AL dan Polair untuk armada yang digunakan, agar bisa melakukan penyisiran.
"Dari empat ABK, yang belum ditemukan pemilik Kapal yakni Ashar sedangkan tiga ABK lainya Mardi, Basrul dan Ambo berhasil ditemukan. Saat ini kita berkoordinasi untuk mencari korban yang belum ditemukan," tutur Mikron.(OL-5)
Dua kecelakaan laut terjadi di NTT (18/2). Seorang pemancing di Maumere ditemukan meninggal dunia, sementara tiga nelayan di Rote Ndao berhasil diselamatkan Tim SAR.
DINAS Perhubungan atau Dishub Karawang, Jawa Barat, berikut kronologi Dishub Karawang menutup akses ke jalan raya Tanggul Rawagabus setelah terjadi kecelakaan mautÂ
Diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi, bus hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk yang berada tepat di depannya.
PT Transjakarta menyampaikan belasungkawa atas insiden kecelakaan di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan.
Sebanyak 200 pohon perindang di ring road Bantul masuk kategori berbahaya dan prioritas ditebang, terutama jenis munggur yang mudah patah.
Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 guna memastikan keamanan dan kenyamanan armada transportasi umum
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved