Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara mulai memulangkan warganya yang menjadi korban bencana sosial di Papua, sampai dengan 10 hari ke depan. Pada gelombang awal, Pemprov Sumut memulangkan 36 warganya. Sebanyak 14 orang dari mereka dipulangkan melalui Surabaya dan 22 lainnya melalui Jakarta.
"Yang belum kembali ada 264 orang. Mereka akan naik kapal dan dalam 10 hari mereka akan sampai, kita terima di Belawan," ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Rabu (9/10) malam.
Jumlah 264 orang itu berasal dari dua pokso pengungsian di Jayapura. Yaitu posko pengungsian di Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII/Cenderawasih di Sentani dan posko Kementerian PU di Tanah Hitam. Pemprov Sumut akan memulangkan 250 orang di antaranya pada Jumat (11/10) dari Pelabuhan Jayapura (Papua) menuju Pelabuhan Belawan (Medan).
Perjalanan menggunakan Kapal Pelni dengan rute Jayapura-Tanjung Priok-Belawan dan diperkirakan memakan waktu selama 10 hari. Seluruh proses pemulangan warga Sumut dari Papua difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk tiket dan kebutuhan lainnya selama dalam perjalanan. Selain itu, Pemprov Sumut juga akan memfasilitasi pemulangan 133 warganya dari Jayapura ke Wamena pada Kamis (10/10) dengan Pesawat Hercules.
Berdasarkan pendataan tim yang diutus Pemprov Sumut, ada 651 orang warganya menjadi pengungsi akibat kerusuhan di Wamena. Sebagian dari mereka juga mengungsi secara mandiri ke provinsi lain. Selain memfasilitasi pemulangan warganya, lanjut Edy, juga memberikan bantuan logistik kepada pengungsi selama di posko pengungsian. Begitu juga dengan pengecekan kondisi kesehatan mereka.
Selain itu sebanyak 133 orang pengungsi memutuskan untuk tetap tinggal di Papua. Mereka masih ditampung di sejumlah posko pengungsi di Jayapura, menunggu situasi yang lebih baik untuk mereka kembali lagi ke Wamena. Kepada warga yang sudah kembali dia memastikan akan diurus pemprov dengan baik. Mereka juga diminta melanjutkan kembali mencari nafkah di Sumut.Jika memungkinkan, mereka akan difasilitasi juga oleh pemkab/pemkot daerah asalnya.
baca juga: Tidak Hanya Palu, Sejumlah Daerah Juga Rentan Likuefaksi
Baskami Ginting, Ketua DPRD Sumut mengatakan pihaknya mendukung upaya bantuan yang diajukan pemprov. Dewan katanya akan menyetujui pembiayaan penanganan bencana sosial ini ditampung di APBD Perubahan 2019.(OL-3)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved