Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKIPUN hujan mulai turun di beberapa wilayah Jawa Tengah, kekeringan dan kekurangan air bersih masih terjadi di ribuan desa. Kondisi ini menjadikan 31 pemerintah daerah di Jateng terus berupaya mendistribusikan bantuan air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan.
Bantuan air bersih terus digelontorkan setiap hari, baik dari pemerintah daerah, provinsi, instansi, maupun kelompok masyarakat.
Kemarau panjang yang diprediksikan berlangsung hingga November mendatang ini mengakibatkan ketersediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan wilayah kekeringan mulai menipis. Ini karena keterbatasan anggaran yang dialokasikan pemerintah setempat.
"Saat ini hanya tersisa 58 tangki air bersih, dari 280 tangki yang disiapkan untuk kebutuhan penanggulangan kekeringan sudah 222 tangki yang disalurkan," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Bergas Catursasi, kemarin.
Menurut Bergas, Pemkab Kudus hanya menganggarkan Rp50 juta dari APBD untuk bantuan air bersih selama musim kekeringan ini. Dana sebesar itu hanya bisa untuk mendapatkan 280 tangki air bersih. Padahal, jumlah kebutuhan air bersih berdasarkan data kekeringan tahun sebelumnya cukup besar, yakni 600 tangki untuk 2016, 500 tangki (2017) dan 600 tangki (2018).
Bergas mengatakan meskipun jumlah desa terlanda kekeringan menurun, dari 24 desa tinggal 15 desa, itu tetap mengkhawatirkan karena kemarau belum dapat diprediksi sampai kapan.
"Kita minta bantuan pihak lain untuk memenuhi kekurangan akibat menipisnya ketersediaan air bersih," imbuhnya.
Pemkab Pati, Jawa Tengah, juga mengajak masyarakat, organisasi, atau perusahaan swasta untuk membantu warga daerah itu yang mengalami kesulitan air bersih.
"Musim kemarau kelihatannya masih panjang sehingga sejumlah desa di Kabupaten Pati masih banyak yang mengalami kesulitan air bersih," kata Bupati Pati Haryanto di Pati, kemarin.
Bantuan air bersih, lanjut dia, bisa dikirim langsung atau melalui BPBD maupun PMI.
Hingga saat ini, kata dia, memang banyak bantuan air bersih dari pihak swasta, baik secara perorangan maupun organisasi.
"Kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasihnya kepada instansi, perusahaan, atau lembaga yang telah menunjukkan kepeduliannya."
Perpanjang tanggap darurat
Kemarau panjang tahun ini membuat Bupati Boyolali Seno Samodro memutuskan memperpanjang status siaga darurat bencana kekeringan hingga akhir Oktober mendatang.
Saat ini kondisi kesulitan air bersih semakin meluas hingga ke 42 desa di 8 kecamatan. Puluhan ribu warga benar benar mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Droping air sejak Juli sudah terakumulasi hingga 600 tangki dengan volume 6.000 liter.
"Ya, karena masyarakat terdampak kekeringan semakin meluas, maka kondisi siaga kebencanaan yang semula 1 Juli-30 September, diperpanjang hingga 31 Oktober. Penyikapan ini juga sebagai tindak lanjut dari surat edaran Mendagri yang memaklumatkan prediksi BMKG, bahwa 74% zona musim di tanah air mengalami kemunduran kemarau antara 10 - 30 hari," tukas Kepala BPBD Boyolali Bambang Sinungharjo, kemarin.
Perpanjangan tanggap darurat akibat kekeringan ini juga dilakukan Pemkab Sikka, Nusa Tenggara Timur, hingga akhir November mendatang.
"Dana yang digunakan pada masa tanggap darurat tahap pertama sebesar Rp174 juta dan tahap ke dua diajukan dengan nilai yang sama dengan menggunakan dana tanggap darurat, sedangkan untuk tahap perpanjangan masa tanggap darurat ini masih dalam proses administrasi," ujar Kepala BPBD Sikka, Muhamad Daeng Bakir, kemarin. (WJ/PT/FB/BB/BK/PO/LD/UL/X-10)
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Pasokan air bersih Aceh Tamiang kembali normal setelah SPAM IKK Rantau beroperasi pascabanjir. Menteri PU memastikan kualitas air aman dan layak konsumsi.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved