Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK kemarau panjang di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, telah menurunkan kualitas produksi pangan di kalangan petani. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, dr Mathias Beyeng mengatakan dampak kekeringan telah menurunkan kualitas produksi pangan di kalangan petani.
Selain terjadi penurunan produksi pangan, harga sembako di pasar pun melonjak naik. Harga beras di Lembata kini dijual Rp13.000 per kg, sedangkan minyak goreng dijual Rp16.000 per liter. Melonjaknya harga sembako di pasaran mendorong Bulog setempat menggelar operasi pasar untuk menjamin ketersediaan pasokan dan stabilitas harga.
Operasi pasari dilakukan Perum Bulog Lembata menjual beras medium seharga Rp9.000 per kg. Sedangkan minyak goreng dijual Rp13.000 per liter.
baca juga: Pendidikan Pancasila Butuh Sinkronisasi
Kepala Perum Bulog Lembata Sub Divre Larantuka, Yohanes Mujur mengatakan operasi pasar dimulau 17 September akan berlanjut hingga akhir tahun. Bulog menyiapkan 300 ton beras untuk menjamin ketersediaan pangan. Hironimus, warga Kota Lewoleba gembira adanya operasi pasar karena harga pangan dijual dengan harga terjangkau.
"Kebetulan harga sembako di pasarsudah meningkat tajam, sehingga kami datang untuk beli di sini," ujar Hironimus. (OL-3)
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Tinjauan langsung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penurunan harga beras terjadi
MENJELANG perayaan Imlek 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
Pemerintah melalui Bapanas membangun kios pangan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya sinergis dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Harga pangan yang relatif stabil di level tinggi telah mengikis daya beli masyarakat. Kondisi itu akan semakin buruk jika ke depan ada kenaikan biaya lain.
Komoditas seperti jagung yang memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved