Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGALIRNYA dana desa memberi harapan bagi masyarakat Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dana itu menggairahkan kembali semangat mereka untuk berkoperasi demi kepentingan dan kesejahteraan bersama.
Melalui badan usaha milik desa (bumdes) yang dibangun pada 2018 lalu, sebesar Rp77 juta dari dana desa mereka manfatakan untuk dana bergulir bagi pengembangan koperasi simpan pinjam bernama Karya Bersama. Koperasi simpan pinjam itu menjadi jawaban bagi masyarat desa dalam memenuhi kebutuhhan tak terduga bagi warga yang kesulitan.
"Sekitar bulan Juni 2018 kami mulai membangun badan usaha milik desa dengan penyertaan modal dari dana desa sebesar Rp130 juta. Sebagain di antaranya, yaitu Rp77 juta kami pakai untuk dana bergulir bagi pemberdayaan koperasi simpan pinjam, khusus bagi warga desa ini," kata Kepala Desa Pledo Samsudin Samon Deran, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, upaya menghidupkan kembali koperasi desa melalui peran badan usaha milik desa itu mereka lakukan untuk mengajak warga agar tidak meminjam uang kepada para tengkulak atau rentenir. Koperasi merupakan ciri khas Indonesia dalam semangat kekeluargaan untuk kesejahteraan bersama.
Menurutnya, banyak warga yang mulai beralih masuk sebagai anggota koperasi. Sebab, koperasi bisa memberikan bantuan pinjaman dana kepada mereka dengan bunga rendah, yakni 0,75%. "Kehadiran koperasi melalui badan usaha milik desa memang sangat bermanfafat bagi masyarakat. Saat ini jumlah nasabahnya terus meningkat, sekitar 34 orang," ujarnya.
Ia mengungkapkan, biasanya warga meminjam uang ke Koperasi Simpan Pinjam Karya Bersama untuk memenuhi biaya pendidikan sekolah anak, menambah modal usaha nelayan, dan keperluaan mendadak seperti kematian atau biaya perawatan kesehatan.
Dana yang bisa dipinjamkan kepada anggota maksimal Rp5 juta. Bunga pinjaman yang diperoleh dari warga kemudian disimpan sebagai kas desa untuk terus menghidupkan koperasi di desa itu. ia menyebutkan, hasil pengelolaan koperasi kini mulai terlihat dengan meningkatkan kas desa yang beerdampak pula pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Menurut Samsudin, keuntugan dalam kas desa tahun ini masih dihitung. Pada tahun lalu keuntungan yang masuk ke kas desa mencapai Rp13 juta lebih sehingga PAD 2018 mencapai sekitar Rp2 juta.
"Hasilnya memang masih kecil. Tetapi kami terus berupaya agar melalui badan usaha milik desa perekonomian desa terus meningkat. Yang lebih penting lagi adalah semangat gotong royong dan kekeluargaan melalui koperasi terus hidup dan dipelihara," tegas Samsudin.
Melalui badan usaha milik desa pula, pemerintah desa terus berupaya meningkatkan pengelolaan potensi desa. Antara lain potensi garam dan wisata laut, agar bermanfaat bagi kesejahteraan 500 keluarga yang tersebar di desa itu.
Revolusi industri
Sementara itu, Desa Sukajembar di Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendorong masyarakat setempat tidak gagap teknologi seiring perkembangan revolusi industri 4.0. Melalui Badan Usaha Milik Desa Multi Jembar Sejahtera, pemerintahan desa membuat berbagai inovasi.
"Dengan adanya Badan Usaha Milik Desa Multi Jembar Sejahtera, kami memberikan solusi kepada masyarakat agar bisa merasakan perkembangan zaman digitalisasi revolusi industri 4.0. Salah satunya memberikan akses perbankan dengan mudah, hemat, dan cepat," kata Kepala Desa Sukajembar Dadang Romdona.
Salah satu bentuk akses perbankan itu, yakni pembukaan rekening tabungan sekaligus kartu anjungan tunai mandiri (ATM) secara gratis. Dadang meyakini langkah itu bisa mendidik masyarakat sadar menabung. (BB/N-1)
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
KPK mendalami dugaan aliran uang yang terafiliasi Bupati nonaktif Pati Sudewo melalui koperasi. Sejumlah saksi telah diperiksa penyidik di Gedung Merah Putih.
MENYIMAK paparan dari salah satu gerai waralaba yang populer di Indonesia saat ini sungguh menarik.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru.
NASARI Digital (Nadi) menerapkan standar internasional pengelolaan keamanan informasi, seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan data pada layanan koperasi dan UMKM berbasis digital.
ASOSIASI Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Seluruh Indonesia resmi dideklarasikan. Deklarasi ini menjadi tonggak penting penyatuan gerakan koperasi desa dan kelurahan.
Dukungan konkret dari pemerintah yang begitu besar pada koperasi saat ini dapat memberikan manfaat lebih luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved