Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Negeri Lembata, Nusa Tenggara Timur, tengah mempelajari berkas permintaan Pemerintah Kabupaten Lembata untuk terlibat dalam mengawasi pembangunan GOR di Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata.
Permintaan mengawasi pembangunan GOR adalah salah satu dari Empat Permintaan yang sudah diajukan Pemkab Lembata kepada Kejari selaku koordinator Tim Pengawal dan Pengaman pemerintahan dan Pembangunan (TP4D) di wilayah tersebut.
Kasiintel Kejari Lembata, Devi Eko Istiawan, kepada Media Indonesia, Rabu (18/9), mengatakan, menurut aturan, keterlibatan TP4D adalah pada pengawasan proyek strategis nasional, tetapi di Lembata belum ada proyek strategis nasional yang sedang dibangun.
Meskipun begitu, pihaknya telah menerima empat permintaan dari Pemkab Lembata untuk terlibat mengawasi pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) di Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, di samping pembangunan jalan, proyek DAK, dan sejumlah puskesmas.
"Proyek GOR dikerjakan dengan sistem multiyears, dalam jangka waktu 3 tahun, dengan nilai kontrak Rp32 miliar. Sampai saat ini kami sebagai TP4D masih mempelajari, sambil menanti pengaduan adanya kendala yuridis yang ditemui dalam pembangunan GOR ini," ujar Devi Eko, Rabu.
Baca juga: Elpiji Meledak, Tiga Rumah di Bojonegoro Terbakar
Kasiintel Kejari Lembata menambahkan, pihaknya menerima permintaan sekitar bulan lalu, Agustus, kemudian dilakukan pemaparan, pada saat itu belum proses lelang, sehingga pihak Kejari akan minta untuk pemaparan kembali setelah selsai proses lelang dan mulai pelaksanaan, agar lebih jelas pihaknya dalam memutuskan untuk memberi pengawalan dan pengamanan dari aspek yuridis.
"Iya kami harus lakukan koordinasi dulu bersama pihak-pihak pelaksana untuk pemaparan lanjutan terkait proyek tersebut, dari sisi perencanaan hingga pelaksanaannya, sistem pembayaran, dan lain-lain," ujar Devi Eko.
Sementara itu, Kepala Kejari Lembata (Kajari) Lembata, Aluwi, menegaskan, pihaknya berkomitmen membantu Pemkab Lembata untuk mempercepat proses pembangunan guna menyerap anggaran yang sudah dialokasikan negara.
"Kita prinsipnya selalu siap memberikan pendapat yuridis, tetapi kita pelajari lebih dahulu permintaan yang diserahkan Pemda Lembata pekan lalu. Setelah itu kita akan putuskan model pengawasan pada proses pembangunan GOR di Lembata," ujar Kajari Lembata. (OL-1)
Jaksa Agung ST Burhanuddin perintahkan pendataan barang sitaan kasus korupsi setelah ditemukan jaksa menggunakan aset sitaan, termasuk apartemen, untuk kepentingan pribadi.
Ada perbedaan penanganan dugaan korupsi rumah dinas DPRD Kota Banjar dan Kabupaten Indramayu.
Polda Metro Jaya akan melimpahkan berkas tersangka klaster pertama kasus tuduhan ijazah Jokowi. Proses penyidikan terus berjalan dengan profesional.
KEHADIRAN mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dianggap dapat menjadi landasan Kejaksaan dalam penanganan perkara Korupsi Pertamina.
Refly mengaku baru dapat informasi bahwa saksi dan ahli meringankan itu dipanggil untuk diperiksa pada Selasa (20/1).
Mereka ialah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar, dan Dokter Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved