Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BULOG Sub Divre Sigli, menggelar Pasar Murah (PM) untuk warga di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Aksi menjual bahan pokok dengan harga subsidi itu kerja sama Bulog Divre Aceh dan Dinas Perindustrian Perdagangan Provinsi Aceh. Pasar murah dilaksanakan untuk stabilitas harga menjelang Idul Adha. Pelaksanaan pasar murah selama empat hari di Kabupateb Pidie dan Pidie Jaya mulai 30 Juli hingga 2 Agustus.
Kepala Sub Bulog Divre Sigli, Mufti Yanuar kepada Media Indonesia, Selasa (30/7) mengatakan semua jenis bahan pokok yang tersedia itu dijual lebih murah dibandingkan harga pasar.
Persediaan bahan pokok di pasar murah untuk Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya masing-masing adalah beras 10 ton, gula pasir 8,5 ton, minyak goreng 8.500 liter, terigu 4 ton dan telur ayam 48 butir per kabupaten.
baca juga: Blora Genjot Pembangunan Transportasi
"Ada lima bahan pokok yang tersedia di pasar murah itu dan dijual dengan lebih rendah dari harga di pasaran. Mudah mudahan bermanfaat untuk masyarakat" tutur Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Pidie, Idham. (OL-3)
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Tinjauan langsung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penurunan harga beras terjadi
MENJELANG perayaan Imlek 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
Pemerintah melalui Bapanas membangun kios pangan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya sinergis dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Harga pangan yang relatif stabil di level tinggi telah mengikis daya beli masyarakat. Kondisi itu akan semakin buruk jika ke depan ada kenaikan biaya lain.
Komoditas seperti jagung yang memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved