Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menetapkan wabah rabies di daerah itu sebagai kejadian luar biasa (KLB) lantaran telah menyebar di 11 dari 21 kecamatan di daerah itu, serta menimbulkan korban jiwa.
"Dari 934 gigitan anjing selama Januari-Juli 2019, dua orang meninggal dan 27 spesimen otak anjing positif rabies," kata Kepala Dinas Kesehatan Sikka, dr Maria Bernadina, kepada Media Indonesia, di Kupang, Minggu (21/7).
Spesimen otak anjing positif rabies sesuai hasil pemeriksaan Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar, Bali, yakni berasal dari Kecamatan Waigete, Kewapante, Bola, Doreng, Nita, Koting, Kangae, Lela, Hewokloang, Alok Timur, dan Alok Barat.
Dari laporan kasus rabies tersebut, satu kasus di Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, merupakan kasus baru karena sebelumnya tidak ada kasus rebies di wilayah itu. Sedangkan kasus gigitan anjing yang dilaporkan terakhir terjadi pada seorang petugas vaksinator di Kecamatan Waigete.
Korban bernama Laurensius Kila digigit anjing pada jari telunjuk saat menyuntikan vaksin antirabies pada Kamis (18/7). Laurensius langsung dilarikan ke puskesmas untuk diberi vaksin setelah sebelumnya luka gigitan anjing dicuci.
Baca juga: Rampung, Tol Palembang-Kayu Agung segera Diresmikan
Menurut Maria, kasus rabies di Sikka ditetapkan KLB karena terjadi peningkatan kasus sebesar 50% jika dibandingkan gigitan anjing pada 2018 sebanyak 1.614 kasus, dan gigitan pada 2017 sebanyak 945 kasus.
Dia menyebutkan setelah ditetapkan KLB, pihaknya melakukan vaksinasi anjing di 11 kecamatan tersebut, serta menghimbau masyarakat mengikat anjing milik mereka di rumah, tidak menerima anjing dari 11 kecamatan yang terkena wabah rabies, dan tidak membawa anjing ke luar daerah.
"Respons tercepat dan termurah saat ini adalah ikat anjin dan respons kedua ialah vaksinasi darurat anjing," ujarnya.
Sementara itu, pemerhati rabies dari Rumah Sakit TC Hillers Maumere, dr Asep Purnama, meminta pejabat di daerah itu maupun di tingkat provinsi, bahu-membahu membantu masyarakat agar terhindar dari rabies.
Menurutnya, setelah 11 kecamatan tersebut ditemukan anjing rabies, Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka sudah terkepung virus rabies.
"Sejak 2015, saya berhadapan dengan kasus-kasus rabies. Saya minta para stakeholder memanfaatkan jabatan mereka untuk membantu masyarakat terhindar dari rabies," kata Asep. (OL-1)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved