Minggu 21 Juli 2019, 17:35 WIB

Rampung, Tol Palembang-Kayu Agung segera Diresmikan

Dwi Apriani | Nusantara
Rampung, Tol Palembang-Kayu Agung segera Diresmikan

MI/Dwi Apriani
Tol Palembang-Kayu Agung Rampung, Pertengahan Agustus Diresmikan

 

JALAN Tol Trans-Sumatra (JTTS) yang melintasi wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sudah masuk tahap penyelesaian. Selanjutnya tol dipastikan operasional pada tahun ini juga. Ruas tol yang akan diresmikan tersebut antara lain, Terbanggi Besar, Lampung-Kayuagung lalu menyusul Kayuagung-Palembang.

"Palembang-Kayuagung sudah selesai tetapi masih exit toll sementara. Karena masih harus melanjutkan ke Jembatan Keramasan langsung ke Jembatan Pulokerto Musi 3. Kemungkinan Presiden akan meresmikan jalan Tol Pematang Panggang-Kayuagung, Pematang Panggang-Terbanggi Besar pada 17 Agustus nanti," ungkap Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, usai rapat kelanjutan pengerjaan pembangunan jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapalbetung), Sabtu (20/7).

Setelah Tol Kayu Agung-Palembang selesai, ia mengharapkan adanya kelanjutan pengerjaan pembangunan jalan Tol Palembang-Betung. Apalagi, keberadaan ruas tol ini sangat penting dalam mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatra.

"Saya ingin Tol Palembang-Betung segera dilakukan pengerjaannya, karena ini sifatnya sangat kebutuhan," ucapnya.

Dijelaskannya, ruas jalan nasional penghubung Palembang-Betung yang ada selama ini sudah tidak mampu lagi menampung kendaraan yang begitu banyak. Akibatnya, ruas jalan tersebut kerap mengalami kemacetan yang luar biasa.

"Ruas jalan Palembang-Betung saat ini betul-betul kemacetannya luar biasa. Seharusnya waktu tempuh hannya dengan 25 menit saja. Akibat macet bisa mencapai dua sampai tiga jam," tambahnya.

Herman Deru menyebutkan dengan adanya jalan tol Palembang-Betung ini nantinya kemacetan yang ada di ruas jalan Palembang-Betung saat ini bisa diurai.


Baca juga: Meluas, Karhutla di Pekanbaru Capai 15 Hektare


Bupati OKI, Iskandar, menginginkan agar proyek strategis nasional yang melintas diwikayah OKI akan memberi dampak signifikan terhadap laju perekonomian sekitar. Menurut Iskandar, peluang ini harus dimanfaatkan oleh pengusaha UMKM asli OKI, agar ekonomi yang ada di daerah ini semakin berkembang.

Iskandar meminta rest area (tempat istirahat) yang tersedia di JTTS ruas Pematang Panggang-Kayuagung-Palembang diisi oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal, asli dari Ogan Komering Ilir.

"Saya ingin produk UMKM dan usaha lokal OKI ini padati rest area tol, karena ini benefit kita untuk memajukan daerah," kata Iskandar.

Sebagaimana diberitakan, Jalur Trans-Sumatra yang melalui Kabupaten OKI antara lain, Seksi Pematang Pangang-Kayuagung sepanjang 85 kilometer dan Kayuagung-Palembang, 33 km.

"Apabila telah resmi beroperasi, Tol Terbanggi Besar-Kayuagung dapat memangkas waktu tempuh Bakauheni Lampung-Palembang dari 10-12 jam bisa menjadi 4-5 jam ditambah 45 menit, Kayuagung-Palembang," jelasnya.

Anggota BPJT Kementerian PUPR, Koentjahjo Pamboedi, mengatakan, untuk tol Kapal Betung di segmen Kayuagung hingga Jakabaring sepanjang 33 km akan diresmikan dalam waktu beberapa bulan lagi.

"Pengerjaan untuk Palembang-Betung masih on progress sesuai yang dijadwalkan Oktober operasional," kata dia.

Untuk Pematang Panggang-Kayuagung, Pematang Panggang-Terbanggi Besar, rencananya diresmikan oleh Presiden di Agustus mendatang. Koentjahjo menyebut, ruas tol Terbangi Besar-Kayuagung sepanjang 185 km sudah masuk tahap finishing atau sudah mencapai 93%.

"Ruas Simpang Pematang-Kayu Agung. Ada beberapa titik masih sampai tahap pekerjaan lapis finish flexible pavement (aspal). Kemudian juga penyelesaian untuk guard rail, reflector, marka jalan, median barrier serta penyelesaian Gerbang Tol Kayu Agung dan Gerbang Tol Lambu Kibang," ujar Koentjahjo. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More