Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KADER Inti Pemuda Anti-Narkoba (KIPAN) Kepulauan Riau bertekad untuk bangkrutkan bandar narkoba. Mereka sepakat untuk melawan dan memusuhi peredaran narkoba sehingga tranksaksi jual beli narkoba mati dengan sendirinya.
Kader Inti Pemuda Anti Narkoba Kepri ini berjumlah 200 orang dari berbagai kota dan kabupaten se Kepri. Mereka telah mengikuti pelatihan selama empat hari mulai Selasa (16/7) hingga Jumat (19/7) lalu di hotel Sahid Batam. Pelatihan dilaksanakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Usai pelatihan mereka langsung dikukuhkan sebagai Kader Inti Narkoba oleh oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah dan pelaksana tugas Gubernur Kepri Isdianto pada Jumat (19/7).
Saat pengukuhan mereka sepakat akan menjalankan tugas dan misi sebagai kader inti pemuda anti-narkoba di daerah masing-masing. Mereka akan melawan peredaran narkoba dimulai dari dalam rumah atau keluarga hingga ke lingkungan masyarakat yang lebih luas.
Selain itu mereka juga berperan aktif menularkan pengetahuan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat umum lainnya.
Baca juga : 200 Pemuda Maluku Ikuti Pelatihan Kader Antinarkoba
Faisal Abdullah dalam arahannya menyampaikan harapan yang sama. Pelatihan-pelatihan yang telah didapat hendaknya dimanfaatkan dengan baik untuk menjaga generasi penerus bangsa yang bebas narkoba.
"Fokusnya sudah jelas. Tujuan kita adalah memerangi narkoba. Manfaatkan materi yang sudah didapat agar tujuan mulia ini tercapai dengan baik. Narkoba harus diperangi. Kalau semua sepakat menolak narkoba tentu akan hilang sendiri. Bandar-bandar nakal akan bangkrut sendiri karena tak ada yang beli," tegas Faisal.
Pelaksana Tugas (plt) Gubernur Kepri Isdianto menegaskan, narkoba adalah musuh bersama dan musuh bangsa.
Untuk itu dia berharap agar segenap peserta kader inti anti-narkoba mampu menularkan nilai-nilai positif kepada masyarakat sekitar sehingga lingkungan tempat tinggal di seluruh pelosok negeri ini bebas dari peredaran narkoba.
"Kami akan support sesuai dengan kewenangan yang ada. Upaya pihak Kemenpora ini sangat bagus sebab narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi penerus bangsa di Kepri," tuturnya.
Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora Arifin Majid menjelaskan, pelatihan untuk pembentukan karakter generasi bangsa yang bebas narkoba ini sudah berlangsung sejak 2016 lalu.
Untuk tahun ini, Kepri adalah Provinsi ketiga. Sebelumnya di Sulawesi Utara dan Maluku.
"Target pelatihan di kota-kota yang rawan dengan peredaran narkoba. Kepri salah satu karena berada di wilayah perbatasan," ujarnya.
Target dari pelatihan ini untuk menyukseskan program bebas narkoba di dalam negeri. Generasi muda yang diwakili kaum muda ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak untuk melawan peredaran narkoba.
"Setiap tahun (data BNN Nasional) 18 ribu pemuda meninggal karena narkoba. Ini sangat berbahaya sebab generasi penerus bangsa terus diracuni dengan narkoba. Kemenpora melalui kegiatan ini bertekad akan memerangi persoalan ini," ujar Arifin.
Batam sendiri merupakan kota ketiga pelaksanaan pelatihan ini. Sebelumnya, pelatihan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara dan Ambon, Maluku. (RO/OL-7)
Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan, menegaskan bahwa tantangan organisasi pelajar saat ini semakin dinamis, terutama dengan dominasi Generasi Z yang sangat lekat dengan dunia digital.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memaparkan 28 agenda besar Kemenpora untuk tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (27/1).
KONTINGEN Indonesia sukses menutup perjuangan di ajang ASEAN Para Games (APG) Ke-13 Tahun 2025 di Thailand.
Pansel terdiri dari lima orang yang diketuai Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri).
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan UMK Batam 2026 sebesar Rp5.357.982, naik Rp368.382 dibandingkan UMK tahun 2025 yang sebesar Rp4.989.600.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau pada Minggu (30/11), pukul 16.10 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved