Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pertanian Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggiatkan kembali sosialisasi pola tanam padi-padi-palawija kepada para petani. Upaya itu merupakan bagian agar selama satu tahun musim tanam tidak melulu menanam padi, tapi diselingi menanam palawija, utamanya saat kemarau.
"Sudah kami sarankan dari awal agar para petani beralih tanam palawija saat memasuki kemarau. Misalnya menanam kedelai, jagung, dan jenis palawija lainnya," kata Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano, Selasa (16/7).
Pengaturan pola tanam sangat penting mengingat saat kemarau pasokan air berkurang. Kondisi tersebut tak memungkinkan menanam padi lantaran komoditas tersebut membutuhkan banyak pasokan air.
"Tapi di lapangan masih banyak petani yang tetap memaksakan menanam padi. Akibatnya, saat kemarau seperti sekarang, tanaman padi kurang maksimal," ungkapnya.
Luasan areal sawah di Kabupaten Cianjur yang terancam gagal panen alias puso mencapai 1.941 hektare. Seluas 210 hektare di antaranya sudah tak bisa dimanfaatkan lagi.
Selain yang mengalami puso, kata Nano, terdapat juga lahan sawah yang terancam. Luasannya mencapai 3.400 hektare.
Di Kabupaten Cianjur luas lahan tanam sekitar 66 ribu hektare. Hingga saat ini baru sekitar 17 ribu hektare lahan sawah yang sudah dipanen. Sehingga masih terdapat sekitar 43 ribu hektare lahan sawah yang belum dipanen.
"Lahan tanam padi yang 43 ribu hektare ini cukup berpotensi mengalami kekeringan saat kemarau sekarang," ungkap dia.
baca juga: 88 Siswa Baru Sekolah Sukma Bangsa Ikuti PLS
Nano memperkirakan kemarau akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Kondisi tersebut perlu diantisipasi lantaran masih terdapat tanaman padi yang belum dipanen.
"Penanganan kekeringan melibatkan berbagai elemen dan instansi pemerintahan. Penanganannya perlu dilakukan secara masif agar bisa menekan dampak kerugian," pungkasnya. (OL-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved